No Mother Will Pray Me…

NGGAK ADA LAGI SEORANG IBU YANG AKAN MENDOAKANKU…

Begitulah kalimat yang terngiang-ngiang di pikiranku setelah ibu meninggal dunia. Asal tahu saja, aku termasuk anak yang dekat dengan ibu. Saking dekatnya, aku paling suka minta didoakan ibu tiap kali aku akan lomba, ujian di sekolah, dan sebagainya. Sebab, aku yakin, doa ibu itu makbul banget.

Setelah dua tahun berkutat di dunia ini tanpa kehadiran beliau, aku benar-benar merasakan pentingnya seorang ibu. Nggak cuman sebagai sosok perempuan yang mengasuh, mengasah, mencurahkan kasih sayang, menasehati, mengingatkan hal-hal kecil yang biasanya aku lupakan, dan sebagainya, tapi peran seorang ibu ternyata lebih dari itu. Satu yang paling penting adalah mendoakan anak-anaknya agar senantiasa dalam kebaikan, dunia dan akhirat. Meskipun tahu beliau akan selalu mendoakan kami, anak-anaknya, namun aku suka ‘meminta’ lebih. Artinya, minta didoakan dalam hal-hal tertentu, semisal: lulus ujian, menang lomba, tuntas mengerjakan tugas, dan lain-lain.

Dua tahun yang lengang tanpa siraman doa beliau…
Aku merasakan perbedaan yang amat sangat. Aku benar-benar gamang. Aku butuh seseorang yang mendoakanku. Seseorang yang bisa menguatkanku, membelai hatiku dengan kata-kata lembutnya, membuatku bisa tenang melangkah ke sekolah, membuatku optimis menang lomba nulis, dan seseorang yang bisa kubuat tersenyum dengan prestasiku. Yeah, ibuku. Kurindu untaian doa-doanya selalu. Mengiringi langkahku. Doa ibu, amat sangat makbul, yakinku.

Mana doa ibu? Yang orisinil keluar dari hati tulusnya? Mana? Ya Allah, maksudMu apa???

Iklan

12 thoughts on “No Mother Will Pray Me…

  1. sekarang mungkin giliran adik mbak ini buat mendoakan ibunya…bener gak?? doa anak shaleh itu mengalir terus sampe yaumul akhir…dan itu skrg yg dibutuhkan oleh almarhumah ibu Atah…yg tabah yah…di balik smua kejadian pasti ada hikmahnya dek 🙂

  2. Sorry to hear about your mom, hal demikian makin membuat Lalu jadi bijaksana, dan menghargai betapa beruntungnya terlahir mempunyai seorang ibu, seperti ibunya Lalu.

  3. yes, my Mum too, passed away 2 years ago……no words can describe the feeling of loss we suffered…..I’ll pray that ALlah gives u strength to carry on with your life…..

  4. Rasa rindu itu memang nggak pernah bisa hilang. My mom juga sudah pergi 3 tahun yang lalu, tapi kadang gw masih nangis kl inget kebaikan2 beliau sm gw. Yg penting doa terus kali ya Tah, biar ibu-ibu kita tenang di sana…

  5. yettifesh said: Sorry to hear about your mom, hal demikian makin membuat Lalu jadi bijaksana, dan menghargai betapa beruntungnya terlahir mempunyai seorang ibu, seperti ibunya Lalu.

    yeah…saya baru nyadar kalo ibu itu berarti banget buat saya yeah…sejak beliau tiada…kalo inget jasa2 beliau, tak bisa diri ini membalasnya…:-(

  6. dianutami said: yes, my Mum too, passed away 2 years ago……no words can describe the feeling of loss we suffered…..I’ll pray that ALlah gives u strength to carry on with your life…..

    i’m sorry to hear that, mbak…thanks for da support…

  7. bruziati said: Rasa rindu itu memang nggak pernah bisa hilang. My mom juga sudah pergi 3 tahun yang lalu, tapi kadang gw masih nangis kl inget kebaikan2 beliau sm gw. Yg penting doa terus kali ya Tah, biar ibu-ibu kita tenang di sana…

    yuhuuu….benar mbak!!!

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s