Memburu Orang Berkumis

“Ini… kumis ini !” Zedova menyodorkan bulu-bulu hitam kasar dalam genggamannya. Alfoir bergidik melihat srungut-srungut hitam itu masih meneteskan darah merah yang mulai menghitam. “Masukkan?” perintahnya pelan, kemudian masuk dalam ruangannya. Zedova mengikuti langkah Alfoir. Di pojok ruangan itu terdapat almari es besar dua pintu warna pink. Zedova melemparkan srungut-srungut hitam itu dalam lemari es. Tak lupa, Zedova mengambil Bir, dan langsung ditenggak itu bir, tuntas. Segepok dolar pun sudah menunggunya di ambang pintu.

Sudah sebulan ini, Zedova mengemban amanat Alfoir untuk memburu orang-orang berkumis lebat. Zedova sudah membunuh berpuluh-puluh manusia yang berkumis tebal. Ia membacok, menebas, mencekik, meracun, menembak, orang-orang berkumis. Kemudian menguliti daging di bawah hidung korban seperti dalam film Indian Apache menguliti kulit kepala “orang kulit pucat”.

Demikianlah Alfoir sudah sebelas tahun ini mendendam pada orang berkumis.


Surabaya, 08-01-08

Iklan

2 thoughts on “Memburu Orang Berkumis

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s