UNTUK PERTAMA KALINYA AKU NONTON DI BIOSKOP!!! (KATROOOOOOOOKKKKKK)

Dua malam yang lalu, tepatnya hari Minggu, tumben2 seumur-umur dalam
hidupku, aku masuk bioskop. (Mmm…jangan bereaksi, Kawan! Ceritaku
belum selesai!) Kebetulan dapet invitation card dari CCCL Surabaya,
tempat kuliah bahasa Prancis, untuk nonton Festival Sinema Prancis di
Mitra 21 Studio 3, Balai Pemuda Surabaya.

FSP ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu.
Teman-temanku semisal Grace, Jamal, dan Amal pada nonton hari
Sabtunya. Aku sih milih hari Minggu. Sendirian lagi. Duh, betapa
menyedihkannya. Sebenarnya aku dapet dua tiket sih. Tapi, mau ngajak
siapa? Siapa pula yang mau diajak ber-angkot ria menuju Balai Pemuda?
Siapa? Siapa???

Hari Minggu, hari ngaret sedunia bagiku. Rencana mo nonton Ma Vie En
L’air pukul 12.00 siang, tapi aku undur. Alasan: kalo siang panas.
Mana baru selesai nyetrika dan makan siang. Pengen tidur aja dulu.
Istirahat.

Selanjutnya, ada Mauvaise Foi pukul 14.30. Mmm… kebentur ama ashar.
Ntar aja deh! Males. Mendingan maen komputer aja. Ngetik2. Nulis2.
Entah apalah!

Sempat pula sih ngerasa ada yang aneh dalam diriku. Diri ini
sepertinya sudah tidak bisa diajak ngaret lagi. Pokoknya, hari ini
tanggal 27 April 2008 harus menjadi hari tak terlupakan sepanjang
sejarah hidupku. Ini hari harus menjadi kenangan terindah. Ya, ini
hari akan kujadikan momen sebagai HARI PERTAMAKU NONTON DI BIOSKOP!

Makanya, aku sampai tidak tenang menungu maghrib datang. Aku
membayangkan diriku dengan gagahnya memasuki studio, lalu duduk dengan
manis, menatap layar bioskop yang entah berapa inchi. Ruangan pun
gelap. Film dimulai. Ah, inilah momen yang akan menjadi sejarah dalam
hidupku.

Itulah yang terbayang di kepalaku!

Tapi, karena jadwal film yang ketiga, Dans Les Cordes, baru diputar
pukul 19.30, yawdah…aku pilih film yang ini aja. Sedangkan film
terakhir, Ma Vie En L’air baru akan diputar pukul 22.00. Ah, terlalu
malem. Ntar pulang ke kos bisa-bisa keesokan harinya. (jam 12 malem
lewat dikit kan udah masuk hari esok?)

Tapi, meskipun aku milih nonton film yang ketiga, aku juga bakal
pulang hampir jam 12-an gitu. Maklum, selesai nonton film bernuansa
feminisme karena mengisahkan dua cewek petinju itu, aku tidak langsung
pulang. Ternyata, ada magnet lain yang sudah siap menyedotku. Apa
itu???

BAZAR BUKU MURAAAAAHHHH!!!

Tempat bazarnya pun cuman selemparan batu dari pintu masuk Mitra 21.
Masih di kompleks Balai Pemuda. Seperti biasanya, kalau ada pameran
buku, mata, kaki, dan tanganku pasti tak mau disuruh diam. Keseluruhan
anggota tubuhku ini secara refleks bergerak menuju kerumunan dan aku
pun hilang dalam arus pusaran bazar buku yang bikin aku
ngileeeeeeeeeeeerrrrrr…

Bukunya murah-murah! Mulai harga lima ribuan hingg 20 ribu-an.
Apalagi novel2 terjemahan terbitan Serambi, bener2 dijual murah. 15
ribu-an. Sungguh! Aku ngiler. Ilerku keluar. Mataku tak berhenti
mencakar judl demi judul. Tanganku tak henti mengais-ngais buku dari
tumpukannya. Dan, inilah yang menyesatkanku!

Keluar dari arena Bazar Buku yang tak kusangka-sangka diselenggarakan
di sana, aku pun melenggang dengan senyum penuh misteri. Meskipun
sudah serentetan buku yang aku pegang, namun akhirnya satu per satu
buku-buku itu pun aku kembalikan ke habitatnya. Danau Tak Bertepi-nya
Tim O’brein, Send Me Down Miracle dan Dancing in The Edge-nya Han
Nolan, Mereka Bilang Aku Gila-nya ………(gag hapal namanya), dan
beberapa buku lainnya tidak jadi kubeli. Akhirnya, yang terbeli pun
cuman Blessing in Disguise-nya Dr. Khalid ‘Umar al-Disuqi terbitan
Serambi.

Kenapa buku2 tersebut tidak jadi aku beli?

Sebab, aku yakin, aku bisa mendapatkannya di temanku (minjem), atau
di rental buku (nyewa), atau di perpus unair (nyolong?).

Keasyikan dalam pusaran bazar buku, aku pun jadi lupa kalau sudah
pukul berapa. Keluar dari pusaran, aku pun menunggu angkot di trotoar
yang jurusan Karang Menjangan. Namun, sekian lama aku tunggu, nihil.
Tak satu pun angkot mendekat atau sekadar lewat. Aku pun jatuh
pingsan. Hehehehe…

Dan, tahukah Kawan, aku dengan amat sangat terpaksa jalan sekitar
tujuh meter hingga ke kosan. Sungguh, betapa malangnya anak kosan yang
gag punya sepeda motor atau kendaraan apalah. Sungguh!

Biarlah aku sendiri yang mengalaminya. Aku doakan agar anak cucuku
tidak sempat merasakan penderitaanku ini.

surabaya, film pertama yang kutonton di bioskop
untuk pertama kalinya dalam hidupku adalah film Prancis: Dans Les Cordes.
sebuah film yang akan kuingat jalan ceritanya hingga aku boker nanti…

Iklan

16 thoughts on “UNTUK PERTAMA KALINYA AKU NONTON DI BIOSKOP!!! (KATROOOOOOOOKKKKKK)

  1. niwanda said: 7 meter? Btw bioskop dan bazar buku, 2 hal yang sangat langka di sini… Oh les bahasa Prancis ya, udah lumayan jago dong?

    ralaaaaaatttt…yang bener ntuh 7 kilometer…cueerrrr deeeehhh!!!wah, di sana jarang2 ya mbak? sama dunks kayak lombok!!! makanya ada plus minusnya tinggal di kota besar…bahasa prancis??? duhhh…masih 0,0000999 pengetahuan sayah…

  2. tianarief said: seperti arnold schwarzenegger di film “twin” dong. :))

    oyaaaaa???berarti saya mirip arnold swarznegher donk!!!wah, jadi bangga negh! 🙂

  3. meylafarid said: jalan kaki 7 meter ke kosan bikin pingsan!! =)) kirain 7 kilo meter gitcu…

    udah diralat mbak:YANG BENER ITUHHH… 7 KILOMETER!!!beneran loh!!!

  4. Hmm, beruntunglah akhirnya bisa menginjakan kakinya ke bioskop.Saya sampe sekarang, seumur2 belum pernah ke bioskop. Walopun di kota yang saya jelajahi sekarang ini ada bioskopnya :). Ga papa juga kan ga pernah ke sana

  5. Wow! Masih ada yg lbh katrok dri saya!*just kidding, mbak! Jangan nangis dunk*gak pernah msuk bioskop, gak ngaruh kaleee…Biasa aja tuh! Mending n0nt0n aja d rmh. Kan ada tuh BIOSKOP TRANS TV

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s