Malang, I’m Homesick…

Malang, 2 Mei 2008

Beberapa hal yang membuat aku selalu kangen dengan Malang.

Pertama, udaranya yang sejuk abisss. Saking ademnya, sampai gag abisss abisss. Hal pertama yang aku lakukan begitu keluar dari stasiun (aku biasanya naek kereta dari sby – malang), adalah mengisi paru-paruku sepenuh-penuhnya dengan udara kota Malang. Untuk menambah efek dramatis, tak lupa kupejamkan mata dan mengembang-ngempiskan hidung. Lalu, aku hembuskan udara yang telah tersirkulasi di tubuhku itu, dengan satu helaan lega.

Kedua, airnya yang jernih dan tentu saja dingin menyegarkan. Setelah tubuh menyesuaikan diri dengan udara Malang, hal lain yang ngangenin dari Malang adalah airnya yang tak kalah sejuknya. Begitu tubuh terguyur, entah ketika wudlu’ atau mandi, serasa dinginnya yang merasuk ke pori-pori. Ini yang tidak aku dapatkan di Surabaya. (Sekali lagi, gak perlu dibandingkan dengan Surabaya. Beda jauuuuuh!!!)

Ketiga, tatanan kotanya yang rapi dengan taman-taman yang asri. Malang Kota Bunga atau Makobu, bukanlah isapan jempol. Kesejukan Kota Malang belum lengkap rasanya tanpa menikmati taman-taman kotanya yang indah. Apalagi di sepanjang Ijen atau Tugu di depan Kantor Walikota Malang. Keren deh!!! (Ijen juga menjadi ikon dan lokasi penyelanggaraan Malang Tempo Doeloe)

Keempat, teman-temanku tentu saja. Nggak hanya temen satu SMA yang ngelanjutin kuliah di Malang, tapi juga temen sesama Lombokers alias orang-orang Lombok. Sebab, diriku kan sempat kuliah selama satu tahun di Malang. Jadi, banyak pula kenangan yang tercipta di situ.

Meskipun diriku kini kuliah di Surabaya, salah satu kota paling panas di Indonesia (menurut pengakuan orang-orang dan survei di koran Kompas), namun aku akan tetap kangen Malang. Nggak berlebihan kiranya jika aku menjuluki Malang sebagai kampung halaman kedua. Maaf, bagi yang keberatan.

Selain hal-hal di atas, satu hal yang juga termasuk homesick list-ku tentang Malang adalah: TEMEN-TEMEN MPERS MALANG. Mereka udah kayak saudara sendiri. Meskipun aku satu-satunya anak Lombok di situ, tapi aku merasa senyaman berada di dekat saudaraku. Yeah, penerimaan apa adanya adalah kuncinya!

I LOVE YOU ALL MPERS MALANG, MY SISTAH n BROTHERS…. !!!

Iklan

10 thoughts on “Malang, I’m Homesick…

  1. Alhamdulillah kl Malang masih lebih baik drpd yg laen menurutmu, Malang kl siang jg panas kok, ya alhamdulillah gk separah Surabaya lah, aku aja kerasan jd penduduk Malang… Terlepas kekurangan n kelebihan kota Malang, alhamdulillah kota Malang ngangenin bg setiap orang yg pernah ke/tinggal di Malang 🙂

  2. yihaaaa….apalagi orang2nya juga ramah. Jadi kerasan banget tinggal di kota bunga ini. Duh,seandainya Surabaya seperti Malang…hmmmmpppphh

  3. farahdilla224 said: Gemuk juga lama2 diMalang, bawaannya mw makan MuLuuuu..

    yups!!! bener banget!!!cepat banget kita laper di sono… bawaan udaranya yang dingin tuh!!!dan pastinya, pengen ngumpet balik selimut!

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s