Tak Sekangen Setahun yang Lalu

Beda, tahun ini dgn tahun kemarin.

Tahun ini, aku tidak terlalu merasakan kekangenan yg menyiksa dan
membelit2. Tidak terlalu.

Tahun lalu, amat berbeda. Kangenku pada rumah di Lombok begitu
menggebu. Sampai2 aku berulangkali menyatakan ‘menyerah’ tinggal di
tanah orang. Sampai berulang kali menuliskan hal yg sama di blog, baik
lewat puisi maupun curhatan. Pokoknya, tidak betah, kangen, pengen
pulang, pengen kumpul2 dgn keluarga tercinta.

Alasanku tidak terlalu rindu tahun ini adalah: komunikasi yg lebih
sering. Bisa ber-free talk berjam2. Gak cuman dgn sodara2 dan bapak,
tapi juga dgn teman2. Bisa konferensi rame2. Ngobrol banyak. Intimacy
lebih dapet. Gak ngerasa kesepian lagi. Gak malam, siang pun begitu.
Apalagi perang tarif antaroperator yg benar2 memanjakan konsumen.

Jadi, aku tidak perlu menahan rindu. Kangen, tinggal telpon. Bisa
mendengar suara mereka (adek, kakak, bapak, ibu, serta temen2), sudah
cukup mengobati kangen. Juga kalo diceritakan apa yg sdg mereka
kerjakan, ada event apa aja, sudah bisa terbayang di kepalaku. Aku pun
‘terlibat’ meski lewat imajinasi semata.

Alasan aku ‘tersiksa kangen’ setahun yg lalu adalah *mungkin* karena
untuk pertama kalinya aku keluar daerah. Pertama kali naek kapal.
Pertama kali merasakan dingin yg bener2 dingin (Kota Malang). Pertama
kali bersentuhan langsung dgn bahasa, adat, budaya, n hal2 berbau
Jawa. Pokoke, banyak kejadian yg aku alami untuk pertama kalinya,
setahun yg lalu.

Apalagi aku bisa dibilang tipe rumahan. Meskipun setelah membaca buku2
yg ditulis oleh para traveller – dan tentu saja hasil interaksi dengan
tmen2 di dunia MP – membuatku ingin menjelajah, berkeliling dari satu
tempat ke tempat yg laen, dan makin tertarik dgn hal2 di luar ‘aku’.

Sungguh, pertemanan di MP juga berdampak besar bagiku.

Dan aku sedang menunggu.

My dreams will be come true…

Ameeen…

20082008
Manggala BH, PARE


Allah always with us!!!

Iklan

10 thoughts on “Tak Sekangen Setahun yang Lalu

  1. sama!, taon ini di kost aku ga kangen2 amet ma kampung! bis dah da motor, klo mau pulang tinggal meluncur, klo taun lalu, hampir tiap minggu da nangisnya, kangen bener!

  2. @dek kautsar: wow! Bgus tuh dek! Sejak SMA dah blajar hdup mandiri. Ntar gak krepotan pas dadi mahasiswa.Salut dah bwt kmu n mr.budi yg udah ngekosin km.Salam yak ma beliau

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s