Bali Basah, Hijau Rekah

Alhamdulillah… Sekarang bis yg saya tumpangi sedang membelah
belantara Pulau Bali. Kesan yang langsung tertancap di hati saya
adalah…adem, sejuk, segar. Kiri kanan, hijau membentang. Ditingkahi
rumah2 penduduk yg masih agak2 jarang.

Bali basah. Ya! Saya tengok keluar, jendela bis saja berembun. Ada
bulir2 air membubuhinya. Saya lekatkan lagi mata ini, pandang lebih
seksama. Ternyata, daun-daun pun basah. Daun pisang terangguk2 basah.
Pohon mangga, kelapa, bougenville, beringin, dan beragam jenis pohon
di pinggir jalan juga ikut membasah. Hati saya hijau merekah.

Saya seperti orang kalap. Sebuah pemandangan lezat terhidang di depan
mata saya. Sangat sulit untuk menemui seperti itu di Surabaya. Jalan2
pagi bisa bertambah khusyu’ jika hidup di sini.

Tapi, di Bali, saya hanya numpang lewat sahaja. Tidak turun untuk
menikmatinya sesentuhan mungkin. Bis saya ini, Tiara Mas, akan terus
melaju hingga ke Pelabuhan Padang Bai. Yang selanjutnya, saya beserta
penumpang lainnya akan bertolak ke Lombok dengan ferry.

I wish it could be a nice ‘mudik’ journey.

Tabanan-Bali, 27 September 2008

bali di pagi hari, sejuk nian di mata dan hati… 🙂


Allah always with us!!!

Iklan

15 thoughts on “Bali Basah, Hijau Rekah

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s