Bukuku, Harta Karunku

Saya suka sekali dengan judul MP Mbak Rini (sinarbulan.multiply.com)
ini. Bukan hanya suka, tapi juga setuju. Buku adalah harta karun yang
tak ternilai. Ia tidaklah ‘murah’. Ia lebih ‘mahal’ jika disandingkan
dengan harta-harta yang lain.

Saya sering membayangkan jika perpustakaan atau toko buku adalah rumah
saya. Minimal, kamar tidur saya dipenuhi oleh buku-buku. Tentunya,
bukan sebagai pajangan belaka. Lebih dari itu, ingin pula saya
manfaatkan untuk berbagi dengan orang lain. Berbagi harta karun ilmu
yang tiada habis-habisnya itu.

Sempat saya dibuat iri. Pernah saya baca di koran, ada seorang artis
yang memang doyan baca buku. Sekali belanja buku, dia bisa
menghabiskan dana 2 jutaan (kalau saya tidak khilaf). Waaah… Saya
membayangkan jika berpenghasilan besar seperti si artis, bisa
terpenuhi dong dahaga membaca saya *lamunan seorang mahasiswa yang
lebih suka pinjam buku ketimbang beli*

Tapi, toh untuk punya koleksi buku yang banyak, gak perlu menunggu
jadi kaya dulu. Saya salut dan mupeng dengan para blogger buku. Mereka
meresensi buku-buku yang pernah mereka baca, pajang di blog atau kirim
ke media massa, kiriman buku sebagai tanda terima kasih pun, datang
dari penerbit-penerbit. Nah, ini kan bisa jadi lahan untuk mendulang
buku??? *boleh ditiru nih*

Cara lain yang mungkin adalah kerja di penerbitan. Siapa yang tidak
menjamin kalau di sekeliling kita bakal banyak buku…buku…dan
buku… Asyik kan?

Hmmm… Ada lagi gak cara-cara dapetin buku ‘gratis’???

Iklan

20 thoughts on “Bukuku, Harta Karunku

  1. Kalo aku k toko buku trus liat ada buku yang kucari, langsung dech terjadi transaksi barter antara itu buku sama duit. Ga peduli lagi kalo duitnya udah sakaratul maut. Trus kalo ditanyain berapa belinya? Jwbku: ngga aku ga beli cuma dikasih aja tadi soalnya aku ngasih duit k sipemberi buku tadi.

  2. ada cara mendapatkan buku di kala kantong lagi tipis, pergi aja ke toko buku bekas, aq sering mendapatkan buku bagus dan langka di pasar buku bekas! malah nemu buku asli jepang! full kanji! harganya? gak lebih dari 20ribeng! asal pinter2 nawar+pakai trik2 membeli! Fatah, aq pikir di Surabaya pasar buku bekas malah lebih beragam jenis buku yg dijual dan lebih banyak drpd di sini…

  3. @mas japonaise : bener juga siy! kalo ada buku yg sy cri di pasar buku bekas, why not??? Yg pnting kan isinya. Novel2 best seller indo lbh bnyak sy dapetin d Blauran n Kampoeng Ilmu jln Semarang.

  4. iyaaaa suerr seriuss, siapa tahu beruntung kalo ikut surprise kuis hihihi..tapi hadiahnya surprise bukan itu, tapikalo mas lalu yg menang dikasih deh buku buku baru sbg tambahannya

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s