Gorila

Teman kami, namanya Raka. Berkulit cokelat. Tubuh gede. Salah satu
anggota geng 9 O’clock, asuhanku (hehe…sejak kapan gw jadi tukang
asuh?)

Raka termasuk orang yang menyenangkan sekaligus menyebalkan. Paling
menyebalkan. *hehe…sorry ya, Ka* Tapi, sejak lulus SMA, kegokilan
dan tingkahnya yg menyebalkan bikin kami kangen! (Kadang2 kita butuh
orang seperti itu).

Kejahilan, keusilan, dan semua hal menyebalkan dari dirinya, membuat
kami memanggilnya Gorila Cokelat. Terinspirasi dari iklan snack di
mana tokoh anak kecilnya berlari ketakutan karena dikejar Gorila
Cokelat. Ya, sejak penayangan iklan tersebut, kami pun sepakat
memanggilnya Gorila Cokelat. (panggilan akrab dari sahabat2… 🙂

Kini, si Raka sudah menuai sukses (secara finansial) daripada kami,
anak2 9 O’clock yang lain. Dia menjadi polisi. Setahun pendidikan, dia
pun ‘dilempar’ ke Sumbawa. Banyak nangani kasus ilegal logging.

Lebaran kemarin, bertemu lagi dengannya. Tongkrongannya makin ‘beda’.
Mudahan dia tidak ‘lupa’… Moga Raka jadi lebih baik dari waktu ke
waktu. Meskipun aku sempat tidak setuju (dalam hati) mengenai
keputusannya menjadi seorang polisi.

Klampis Ngasem, Minggu yang mendung tapi gerah.

Iklan

4 thoughts on “Gorila

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s