Menangis Sehabis Makan Malam :(

Dari Togamas, pukul 12 malam. Jalan kaki pulang. Perut lapar. Kiri
kanan sepanjang jalan, kutengokkan kepala. Akan mampir di warung mana?

Tertarik aku untuk mencoba nasi lalapan ayam goreng. Tempatnya, sebuah
bengkel terbuka. Siangnya dipakai untuk mencuci motor dan mobil.
Sudah, aku pesen satu. Plus milo hangat.

Sambil makan, nonton televisi. TV One. Palestina-Israel, porsi berita
terbesar. Tumben aku seintens itu nonton berita perang di Gaza ini.
Sebelumnya, postingan2 teman tentang ini, aku liat sekilas saja. Baca
judul2 postingan mereka, banyak yang kembar, aku NEXT alias lewati.
Koran2, belakangan aku tidak update. Ada teman join peduli Palestina
di Facebook, aku hanya ikut2an.

Tapi, aku belum tersentuh. Nuraniku masih jauh. Masih membatu. Tapi,
jauh di lubuk hatiku yang paling dalam, aku geram. Aku marah pada
Israel, si pintar tapi bebal. Lantas, aku ingat ibu, ingat adik2ku.
Ingat wajah2 bocah Palestina tak berdosa. Dan, Allah Mahatahu. Allah
membalas rindu pendamanku itu.

Selesai makan, TV One terus mengabarkan. Berulang-ulang beritanya.
Sekali lagi, Palestina dapat porsi banyak. Dan, aku dihadapkannya. Aku
lahap, cermati, lalu aku marah! Marah! Gigiku gemeletuk. Hatiku panas
memijar. Ingin rasanya kulempar hp-ku ke arah tentara Israel begundal
itu. Sayang, tipi di depanku bukan milikku.

Kemudian, sesuatu tak tertahankan, tak terbendung, terbit dari mataku.
Ya, aku tak kuasa menahannya. Kubiarkan saja mengalir. Belakangan, aku
amat jarang nangis. Inilah muaranya. Palestina yang memicu. Bocah2 tak
berdosa itu yang memancingnya. Kubiarkan saja. Kubiarkan!

Kuseka perlahan. Malu terlihat bapak dan ibu pemilik warung. Setelah
bayar, aku kembali kenakan ranselku. Berjalan lagi. Dan, merebaklah
air mataku. Lebih hebat. Lampu di jalanan jadi terlihat samar. Untung
sekarang hampir jam 1 malam. Jalanan lumayan lengang. Menghindari
tempat nongkrong yang agak ramai di trotoar, aku masuk gang kampung.

Sepanjang gang hingga kosan, aku geram. Air mataku kian tumpah.

Iklan

30 thoughts on “Menangis Sehabis Makan Malam :(

  1. @mbak eva : hmmm…saya sih karena terlalu ramai pemberitaan. Mau gak mau ter-infect juga. Sebelumnya, nutup mata nutup telinga, tapi ya…akhirnya, jebol juga!

  2. ayo ikuti caraku aja. jauhi brita2 itu kalo gak sanggup, imelpun aku gak mo bc *suka kebayang*. sebab qta malah tambah sedih karena ngerasa cm bs bantu do’a. moga gak terjadi di indo ini, amin

  3. Amiiin…jangan sampe terjadi deeeh!Btw, itu pula yg terbayang di kepala saya tadi malam. Apa yg sudah saya lakukan bwt sodara2 kita di palestine sana? Ini yang terus menghantui saya, selaing wajah2 polos anak yg jadi korban.But, boleh juga tipsnya (untuk disebarkan bagi yang suka gak tahan)

  4. lalu, sore tadi waktu makan aku juga nangis gara2 liat tifi, hiks. udah beberapa hari gak nyalain tifi karena lagi konsen ke kerjaan. tadi lagi lowong sambil makan nonton tifi, aduuuh … anak-anak itu … aku sampe ga sanggup makan ….

  5. meylafarid said: nunggu saatnya israel runtuh! *sama2 geram:(*

    tuannya dulu yang bakalan runtuh, hancur, lebur : AMERIKA!barulah si bebal : israel!duo pengecut besar abad ini!

  6. ummuaiman08 said: Aku jg ngga pernah sanggup dgr n baca berita Palestina.bisa suwpek nya berhari2. Apalg kalo liat anak2 yg jd korban.Ngga sangguuuup ūüė•

    israel sepertinya ingin melakukan genoside : menghapuslenyapkan bayi2 palestine, biar nggak ada yang menggantikan posisi pejuang2 paletine yang telah syahid…but, saya menunggu janji Allah itu!

  7. triaayuk said: lalu, sore tadi waktu makan aku juga nangis gara2 liat tifi, hiks. udah beberapa hari gak nyalain tifi karena lagi konsen ke kerjaan. tadi lagi lowong sambil makan nonton tifi, aduuuh … anak-anak itu … aku sampe ga sanggup makan ….

    dan herannya… tentara2 itu sepertinya nggak punya rasa welas asih.bahkan, saya baca di koran, ada beberapa tentara yang cewek. tapi kok tegaaaa gitu ya???? they don;t have sense as woman!

  8. andreannus said: emmmmm….g pengen denger+baca britanya biar g emosi2 sendiri,hehehehe…tapi kasian juga y bro….

    ya bro! siapa sih yang nggak kasihan… *apalagi mengalami secara langsung* hmmm… ya Allah… bantulah sodara2 kami! kuatkanlah mereka di sana. amiiin…

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s