Karawang

Barusan keretanya berhenti bentar saja di Stasiun Karawang.

Ngeliat tulisan Karawang, aku jadi inget sebuah puisinya Chairil
Anwar, Antara Karawang-Bekasi.
Puisi yang heroik. Keren. Aku kagum pada bait-baitnya yang tajam.
Membakar semangat!

Ntar aku juga pengen bikin puisi seperti itu. Judulnya: From Surabaya
with Fresh to Jakarta with Kucel *halah*

NB : bentar lagi masuk Bekasi. Terus? Ah…tauk!

Iklan

7 thoughts on “Karawang

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s