Sahabat yang Mencinta

Aku malu pada mereka yang suka berkeluh-kesah. Aku malu pada diriku yang tidak bisa membantu menepis keluh mereka. Ingin membantu, apalah daya. Bukan kapasitasku, mungkin. Ya, sebab aku merasa lebih berpotensi menjadi pendengar saja. Itu saat sesi curhat terjadi. Tapi, jika mereka butuh aku do action, aku akan mencoba semampuku.

Liburan kali ini, lumayan banyak cerita yang kudapatkan. Tidak hanya cerita seputar keluargaku, tapi juga seputar teman-temanku. Ya, sungguh! Aku paling tidak suka hanya beretorika, memberikan saran-saran ‘tak bermutu’ secara taktis. Aku lebih suka mencerna dulu, memikirkan baik-baik, memilah-milah, barulah memberikan argumenku.

Dan, aku tipe sanguinis (lebih suka damai, bener gak sih pengertian sanguinis?) Jadi, kalau ada pihak yang ber’sengketa’, maka aku lebih suka berada di pihak netral. Aku tidak ingin membenci satu pihak secara berlebihan. Aku juga tidak mau menyenangkan pihak lainnya secara berlebihan. Ya, bukannya tidak punya sikap. Ada batas toleransi yang aku pegang. Kalau sampai melanggar batas toleransiku, wajar donk kalau aku pun akan menunjukkan sikap ketidaksenanganku.

Sebab, bagaimana pun juga, hanya ALLAH YANG MAHA ADIL. Keadilan menurut kita, belum tentu menurut Allah. Hanya Dia-lah yang berhak menentukan keadilan.


Catatan buat temanku yang sedang dilanda gulana
Aku tak ingin melihat persahabatan ini retak gara-gara… cinta…

Iklan

13 thoughts on “Sahabat yang Mencinta

  1. Hehe….ciyyeh… Tak ada jalan yg amat panjang bila ada teman disampingmu…. Berarti dirimu membuat jalan yg amat susah,mjd mudah,itulah efek dari pendengar…. *Hehe so iye d gw*

  2. capulaga said: Hehe….ciyyeh… Tak ada jalan yg amat panjang bila ada teman disampingmu…. Berarti dirimu membuat jalan yg amat susah,mjd mudah,itulah efek dari pendengar…. *Hehe so iye d gw*

    hehehe… bagus euy quote-nya!iya nih…lebih baik jadi pendamai ketimbang pihak yang bertikai. Kita dapat belajar banyak dari situ…

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s