Misi-misi yang Gagal Selama Liburan

Pertama, aku merasa gagal membantu adikku yang duduk di kelas tiga SMA, Oki, yang akan menghadapi UNAS-nya yang tinggal hitungan hari itu. Paling tidak, selama liburan sebulanan di rumah kan, aku bisa bantu dia ngerjakan soal-soal UNAS Bahasa Inggris. Ini, tidak. Justru, dua hari menjelang keberangkatanku kembali ke Surabaya, baru deh aku gupuh-gupuh menjawabkan soal-soal di buku latihan UNAS-nya. Aku kecewa pada diriku sendiri.

Kedua, aku juga gagal membantu adikku yang juga akan menghadapi UNAS SMP, Ofah. Hanya beberapa kali aku ke Mataram. Sempat sih membantu mengerjakan PR-nya. Ya, Cuma PR sekolahnya doank. Tidak demikian halnya dengan soal-soal UNAS. Aku merasa liburanku tidak maksimal.

Ketiga, ada salah seorang anggota keluarga yang hubungannya lagi tidak bagus-bagusnya denganku. Liburan kemarin seharusnya aku kembali menghubunginya, sekadar bersilaturrahim. Padahal tidak jauh dari rumahku. Tapi, ‘dinding’ itu terasa sulit aku taklukkan. Jadinya aku sekali pun tidak bertemu dengannya. Aku payah. Aku akui itu!

Keempat, aku gagal snorkling di Gili Trawangan. Wisata pantai sebatas Labuhan Haji. Sekadar jalan2 di pesisirnya. Duh! Tour de Mataram pun tidak jadi-jadi. Apalagi ke Air Terjun Benang Kelambu. Kenapa batal???

Kelima, aku tak berhasil menuntaskan bacan-bacaan, baik yang sengaja kubawa dari Surabaya, maupun yang banyak tersedia di rumah such as majalah-majalah Sabili, buku-buku milik kakakku. Ke perpusda Cuma dua kali. Jadi lebih tertarik ke rental buku. Entah kenapa, lebih suka mengeluarkan duit, padahal yang gratisan ada. Boros!

Keenam, aku gagal membagi waktu menginap. ‘Seharusnya’ aku semalam dua malam nginep di rumah kakakku yang kedua. Atau nginep di rumah bibiku. Tapi, aku lebih suka tidur di rumah. Kalo pun ke Mataram, lebih suka tidur di rumah kakakku yang pertama. Bahkan, justru nginep di kontrakan teman. Aku merasa, waktu luang di rumah seharusnya aku bisa ‘bagi-bagi’ diri. I was failed!

Ketujuh, banyak lagi kegagalan-kegagalan lainnya yang kulakukan. Ini gara-gara manajemen waktuku yang berantakan. Parah. Prokrastinasi. Seperti kecanduan. Sakaw. Butuh bantuan untuk bisa sembuh. Rehabilitasi? Hmmm…

Butuh penyembuhaaaaaaaaaaaaannnn…..

Iklan

24 thoughts on “Misi-misi yang Gagal Selama Liburan

  1. masfathin said: Kakak yang (sebetulnya/hampir) baik, jika saja membantu membimbing adiknya belajar, hahaha

    iya nih! kakak yang payah!setelah jauh, baru deh pengen balik lagi…cuma bisa doakan aja. moga2 UNAS/UAS mereka sukses…

  2. asianatelier said: gili air gili trawangan! konon ada yang “asyik” disana ya? hehehe…

    yang asyik banyak…terumbu karang, pasir putih, hiu, surfing, termasuk yang pada sunbathing :p

  3. WAW!! banyak juga yah, aku siy ngeliatnya “betapa bahagianya menjadi dirimu nak, bisa liburan selama ituh” kekekekek,,,,,tenang sajah masih ada liburan berikutnya ^_~

  4. @Aji : aku terlalu banyak pasang target, bro. Beginilah jadinya kalo gk disertai dgn komitmen yg kuat.Ya, semuanya ini kembali juga pada kuat nggaknya niatku utk melaksanakannya.Thanx bro…

  5. @Mbak Amal: manusia dikasi kesempatan, kdg2 terlena dan terlupa.Moga diriku bisa memperbaikinya.Btw, emang mbak gk pernah dpt jatah liburan sebanyak sy ya? Hehehe…

  6. Iyaaah,aku blm pnh libur selama itu,libur kuliah pun kerja*a.k.a jualan* ato ga kejar2an sks, kekekekek….eh pernah dink sekali,jalan2 untung na,hihiii….

  7. @Cek Yan: amiiin…@Mbak Amal: makasih… tuh kan kalo mbak msh mending. Liburan diisi kerja, which means bermanfaat gt… Pengen seperti itu. 🙂

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s