Hmmm… Bapak Gitu Ya… Wooookeh…

Itu yang kugumamkan ketika menerima sms dari bapak kemarin, hari minggu. Tumben ya pake sms. Biasanya langsung koling. Hmmm… gitu ya sejak punya Nabila. Oke. Aku ngerti.

Maka, aku pun sengaja tidak segera membalas sms bapak. Tapi, sejurus kemudian layar hape-ku kembali berkedip-kedip. Aku pun langsung angkat. Dari bapak.

“Halo…” sapaku.

“Assalamu’alaikum wr.wb. Tah, gimana kabarnya? Kenapa nggak pernah sms bapak?”

Nah lho! Kebukti kan kalo aku sendiri yang tidak pernah nge-sms bapak. Hampir satu bulanan. Sejak Nabila lahir. My new sister.

Ya, bukannya gimana2 ya. Tapi, aku juga agak-agak sibuk gitu sih. Agak-agak euforia dengan banyak perubahan yang kudapatkan di semester ini. Makanya, buat nge-sms nanyain kabar bapak, ibu, atau si dedek, aku nggak sempetin. Hosh! Egois juga ya…

“Katanya Fatah sedang UTS ya?”

“Iya, Pak! Sudah selesai. Tuh, kan, Bapak tahu kalo tiang lagi UTS. Tiang juga lumayan sering kok sms Kak Omi atau Oki nanyain UNAS-nya. Bapak sedang di mana sekarang?”

“Bapak lagi di Pringgabaya. Adek Nabila epe baru selesai mandi. Selesai magrib, baru bapak ke Pancor.”

“Owh…gitu. Kok Nabila dimandiin jam segini? Bukannya lebih baik kalau sekitar jam setengah empat sore atau jam 4-nya gitu?” Aku menengok jam dinding, sudah hampir jam enam sore kalau waktu Lombok.

“Oya, gimana kondisi Nabila? Berapa berat badannya sekarang?”

“Oya, gimana perolehan suara ibu?” Btw, ibuku ikut nyalon juga pas pemilu kemarin.

Bla-bla-bla… Bapak bercerita panjang lebar mengenai hasil pemilu di dapil tempat ibu berkompetisi. Panjang lebar deh pokoknya. Aku males membahasnya di sini.

“Pak, ada nggak caleg yang gila? Kan lagi musim full-booking di RSJ tuh?”

“Alhamdulillah sih…ada seorang yang sampe stress. Duit ratusan juta udah keluar, tapi dianya nggak menang. Ya, untung bapak cuman bisa modalin nyetak stiker gitu…hehehe”

“Ya Alhamdulillah… pokoknya jangan sampai stres, Pak! Paling nggak kan ibu sudah pernah ngerasain pesta demokrasi.”

Begitulah pembicaraan kami bergulir hingga 14 menit. Pembicaraan yang emang selalu panjang jika ngomong dengan bapak. Aku, overall, puas. Bisa bercakap-cakap dengan bapak. Aku sendiri dengan ke-su’udzon-an ala childish gitu, mengira bapak sekarang lebih sibuk dengan si baby yang masih berumur 1 bulan 12 hari.

Oh, Fatah… Bukan jamannya lagi bermanja-manja…

Tapi, aku kan masih butuh kasih sayang??? *membela diri*

Yu wislah! Mbuh…


UPDATE:
Tadi pagi, Bapak nelpon lagi. Mengabariku rencana dua kakak perempuanku untuk melanjutkan S-2, rencana SMA yang akan dimasuki adikku Ofah, serta rencana kuliahnya Oki, adikku juga.

Bapak juga dengan sikap humble-nya, memintaku agar sesekali menanyakan kondisi ibuku dan Nabila. Ini demi keutuhan rumah tangga kita, kata Bapak.

Diam-diam, air mataku bergulir *beuuuh… terharu caaaak*

Iklan

8 thoughts on “Hmmm… Bapak Gitu Ya… Wooookeh…

  1. lafatah said: alahmdulillah… *kenapa penyesalan itu datangnya selalu terlambat ya?*

    penyesalan kan mang gak pernah disiplin..selalu terlambat!wah..nyokap-nya caleg..hebat!ternyata sisa2 kekanak-kanakan kita masih kuta yah! hehehesemangat brota!!

  2. tarunapukat said: penyesalan kan mang gak pernah disiplin..selalu terlambat!wah..nyokap-nya caleg..hebat!ternyata sisa2 kekanak-kanakan kita masih kuta yah! hehehesemangat brota!!

    yuhuuu…kita kan masih remaja.orang yang udah tuwir pun masih punya sifat kekanak-kanakan.so, wajar bangeeeet…

  3. lafatah said: yuhuuu…kita kan masih remaja.orang yang udah tuwir pun masih punya sifat kekanak-kanakan.so, wajar bangeeeet…

    tadinya mo bilang remaja..tapi takut umur tak sesuai dengan definisi remaja lagi..21thn.kw atah??

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s