Sendal Nokia dan Restoran Konflik


Barusan kami selesai kuliah Hubungan Internasional Kawasan. Topik diskusi tadi adalah mengenai dinamika regionalisme di Asia Selatan. Konflik India dan Pakistan termasuk yang signifikansinya besar di kawasan ini. Termasuk di dalamnya adalah konflik Kashmir, di mana Hindu India dan Islam Pakistan bertarung memperebutkan wilayah yang pernah dijuluki “Surga Dunia” ini.

Kebetulan saya langganan isi blog ini lewat google reader. Dan, dapat gambar yang katanya hanya ada di Pakistan. Inilah salah satunya. Sebuah sendal kulit (beneran apa bukan) dengan merk NOKIA 2008.

Sungguh, di tengah konflik yang melanda negara mereka, orang-orangnya pun terpacu untuk lebih kreatif!!!

Saluuut untuk Pakistan!

Saya pun teringat dengan obrolan di kelas HIK tadi dengan Kiki. Kalo nasib saya bagus menjadi seorang wirausahawan, saya akan membangun sebuah restoran dengan nama “KONFLIK”. Ya, RESTORAN KONFLIK!


Iklan

13 thoughts on “Sendal Nokia dan Restoran Konflik

  1. hahah itu nama restoranya serem ah, tar orang2 pada ga mau dateng looh. soalnya di mana2 penuh konflik, masa makan pun harus ketemu konflik siih?? 😛

  2. @Teteh: yup, ada Pak Amien Rais juga disentil. Pak Dino ngubah dukungannya dari sebagai pengagum Pak Amien, berpindah sebagai orang di belakang SBY. Must read book!

  3. @Teteh: dosen EPI saya selalu menekankan agar mahasiswanya berpikiran distinct. Mungkin nyerempet ke arah posmo tuh… So, gapapa d0nk pake nama RESTO KONFLIK. Kan earcatching n narik pelanggan juga. Trik bisnis gitu. Huehueuee

  4. Iyaaa… Banyaaak… Belum menemukan sisi asyiknya ngeresensi. Meskipun baca resensi orang, seneng banget. Cek Yan, Teh Rini, Mas Jody, Mas Q, dan Mbak Endah.

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s