Makan Rame a La KPK

Alhamdulillah…
Malam ini, kami, anak KPK (Kontrakan Punya Kita – nama ini diusulkan
oleh Praja dari Kediri) bergawe besar. Tak dinyana, tanpa rencana,
bisa makan rame-rame.

Hujan yang deras sejak sore, memerangkap saya di galeri Fisip.
Internetan bersama kawan-kawan. Saya sendiri mengunduh-unduh video
Shandy Sondoro dari Youtube. Penyanyi asal Ciputat yang memenangkan
kontes nyanyi New Wave 2009 di Ukraina. Suaranya yang serak-serak
memberangus a la Michael Boltom membuat dewan juri yang kebanyak artis
Rusia itu memilihnya menjadi jawara. Ya, he’s very talented. Indeed!
Saya pun belajar nyanyi dari dia. Hahaha… *Jush Groback wannbe*

Maghrib menjelang Isya’ saya pun menyudahi kegiatan. Shalat di Pasca
Sarjana. Salam terakhir, saya teringat. Saya lapar.

Saya pun meng-sms Praja dan Domi. “Ada nasi, nggak? Anak-anak lengkap,
kan?” Domi bilang, “Ada. Nasinya baru dimasak. Anak-anak lengkap.”
Praja sendiri menambahkan, “Ada Azqi, Zulfikar, dan Noe.” Ketiga nama
yang disebutkan Praja adalah junior satu tingkat di HI dan bukan
anak-anak KPK πŸ™‚

Oke. Saya pun memantapkan niat. Apa itu? Sebelum pulang ke kontrakan,
saya menyempatkan diri beli bakso Pak Sabar. Beli 8 bungkus. Anak KPK
ada 5, yakni saya, Praja, Domi, Rifki, dan Nino. Ditambah 3 anak
non-KPK (Polri donk! Hehehe…).

Ya, ini sekaligus cara saya untuk sesekali mentraktir. Teringat
kebaikan-kebaikan teman2 KPK pada saya. Saya merasa belum memberikan
apa-apa. Ya, ini salah satu caranya.

Beberapa meter sebelum mencapai kontrakan, saya berpapasan dengan Domi
dan Zulfikar. Hmmm…mereka mau ke mana ya? Tapi, saya sudah
nge-feeling, pasti mau beli sesuatu. Mungkin lauk!

Benar, ternyata. Sampai di KPK, saya temukan Praja dan Rifki bermain
penggorengan di dapur. Hmmm… Bau2 mie goreng! Mereka juga bikin
telur dadar. “Emang Domi ngapain?” tanya saya. Wah, benar sekali
praduga saya. Beli ayam tepung!

Jadi, ada 8 bungkus bakso, nasi dua magicom, mie goreng, ayam tepung
dicabik-cabik, serta 2 teko es kopi!!!

Iklan

6 thoughts on “Makan Rame a La KPK

  1. Asyik ya kalau saling berbagi. Bagi dong, Mas. :PDefisit makanan nih di Pondok Kumlot. (kosan saya. Kami, angkatan pertama lho, menamainya begitu sebagai doa dan harapan. Hha).

  2. lafatah said: Jadi, ada 8 bungkus bakso, nasi dua magicom, mie goreng, ayam tepungdicabik-cabik, serta 2 teko es kopi!!!

    jadi makan besarrrrrrr! mantapsss

  3. #Fauzi: Hehehe… Udah habis… Pondok Kumlot? Cumlaude gitu… hahaha… Lebih mantap lagi neh namanya! Nama adalah doa? SANGAT SETUJU!#Cek Yan: Hehehe… Saya aja kaget dengan nama yang dikasih sama Praja. Padahal belum ada konsensus dari semua penghuni KPK. Tapi, ya sudahlah… Kebetulan momennya emang tepat dengan sengketa antara KPK-Polri :))#Mbak Diyah: Mantaps dunk! πŸ™‚

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s