Malam Ini… Aku Belajar…

Malam ini aku belajar untuk tidak menghina tulisan-tulisanku. Malam ini, aku belajar untuk menghargai setiap percikan pikiranku. Tak ada yang salah dengan mereka. Mereka adalah diri mereka. Apa adanya. Benar atau salah, pujian atau rutukan, itu… orang lain yang memberikan.

Pikiran adalah kebebasan. Ia bebas. Tak terikat oleh aturan A. Tak punya afiliasi dengan aturan Z. Ia berdiri sendiri. Aturan-aturan diciptakan manusia hanya karena ketakutannya. Takut bahwa sesuatu yang tidak mereka ketahui akan menjajah dan mengalahkan serta mengacaukan apa yang telah mereka ketahui.

Tulisanku adalah implementasi dari pikiranku.

Saat orang lain menuliskan penilaian mereka atas tulisanku, itu hak mereka. Aku tak punya sedikit pun hak untuk menghalau mereka. Apakah itu berarti aku kalah? Siapa bilang! Tulisanku merdeka. Demikian juga tulisan mereka.

Malam ini aku belajar untuk menghargai pikiranku. Menghargai tulisanku. Menghargai diriku sendiri. Aku bahagia untuk itu.

Iklan

17 thoughts on “Malam Ini… Aku Belajar…

  1. Ya, kita emang nggak akan pernah puas kok, Mbak…Udah dari sononya… hehehe…Tapi, menyukuri apa yang telah kita perbuat, kita tuliskan, kita ucapkan, bukankah itu membahagiakan? :)Saya salut sekali pada produktivitas Mbak dalam menulis. Maaf, saya jarang berkomentar, tapi sekadar intip2 dan mengambil saripati ilmu dari sana…

  2. wah, saya juga pernah nulis dengan kalimat awal ini “malam ini saya belajar..”. sampe panjaaaaang deh, sampe 2-3 hal :).postingan yg bagus mas :). menyemangati saya yg sering nggak pede dgn tulisan saya. makasih dah berbagi 🙂

  3. #Mbak Nina: Seeeeeeeeepp… Let’s write more :)#Mbak Dwi: Sekali lagi, makasih :)#Mbak Retno: Hehehe… saya ingin berpanjang lebar, tapi karena inti tulisannya sudah nyampe, jadi saya hentikan saja di situ :)Makasih ya, Mbak. Saling menyemangati… Saya juga suka kutipan2 yang Mbak poskan di MP…

  4. #Mas Ari: Siiiiiiiipppp juga, Mas! BEBASKANLAH!!! Bahkan, saat berada di dalam penjara, fisik memang iya, namun pikiran tidak begitu adanya! PIKIRAN bisa menembus ruang dan waktu :))Mari kita menulis kembali :)#Fauzi: Hehhee… betul!!! Orang tidak suka kenarsisan kita, so what? hiehiehei

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s