Kusut: Tren Fashion 2010

Saya bersyukur sekali dikerubungi oleh teman-teman yang perhatian. Tidak hanya menanyakan kabar, tapi juga mengomentari apa yang saya lakukan dan saya kenakan.

Salah satunya seperti yang tergambar dalam percakapan berikut ini.

Oknum : (datang dan langsung mengelus-elus baju kaos saya)
Fatah : (curiga dan mulai terganggu)
Oknum : Nggak diseterika ya?
Fatah : Iya, dong! Baju kusut kan jadi tren fashion 2010! (senyum sinis)
Oknum : (diam sejuta sabda)

Beberapa bulan belakangan ini, saya memang agak malas menyeterika. Apalagi kalau itu sekadar kaos oblong. Ambil dari jemuran, lipat, masuk lemari, lalu ketika butuh, langsung dikenakan. Tapi, yang mungkin perlu disayangkan, karena saya mengenakan kaos oblong itu untuk kuliah. Tak pelak, saya menjadi bahan ‘sundulan’ komentar.

Untung saya kuliah di FISIP. Kampus Demokrasi. Segala jenis tren fashion berkembang biak dengan anak-anak yang cuek, tentu saja.

Iklan

6 thoughts on “Kusut: Tren Fashion 2010

  1. bangeeeeet…dulu di semester2 awal, saya senang sekali bisa bersandal jepit.eh, ada dosen Pengantar Sosiologi yang nggak setuju. Ibu2 gitu, kan.beliau bilang, “kalian boleh bersandal jepit, asalkan sandal jepitnya mahal!”wakakak

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s