Biskuit Monoton

Togo. Namanya. Biskuit coklat krim rasa kacang. Sejak semester 2
menjadi favorit saya. Ingat betul saat saya membawanya ke CCCL.
Berbagi Togo dengan teman-teman.

Harga. Mungkin itu salah satu daya tariknya. Beda dengan Oreo. Meski,
harga dan rasa terkadang impas. Saya suka juga Oreo. Pahit biskuitnya
berpadu dengan krim putih vanila. Itu? Lezat.

Akan halnya dengan Togo, harganya memang satu rating di bawah Oreo.
Rasa? Satu-satunya alasan saya memfavoritkannya adalah rasa kacangnya
itu. Gurih. Kalau misalnya di komparasikan dengan roti selai kacang,
mmm… tak peduli yang lain. (Eh, saya jadi ingat Skippy).

Tapi, kalau terus-terusan makan biskuit yang sama, derajat kepuasan
itu akan perlahan-lahan ke bawah. Dan itulah yang sedang saya alami
saat ini. Togo tak lagi senikmat yang dulu. Toga membosankan. Monoton.
Kemasannya itu-itu saja. Tak ada improvisasi seperti produk-produk
sejenis. Kendati pabriknya Khong Guan, tapi kalau tidak ada inovasi
produk, ya…mati.

Eh, kok menganalisis Togo ya? Mmm… Habis nonton Indonesian Idol, sih. Lho?

Hubungannya?

Complicated.

Iklan

15 thoughts on “Biskuit Monoton

  1. Togo itu penampilannya kurang eye catching deh. tapi ga tau kenapa temen kosku suka banget. kalau aku, kalau biskuit gak ada keju-keju gituh ga bisa nelen. maklum. kelamaan di luar (halaman). hahaha

  2. #Mbak Sinta: Hahha.. iya. Kacau memang. Apalagi saya nulisnya saat sakaw oreo. haha…#Mbak Desi: Hauahua… kelamaan di luar (rumah). jalan-jalan terus sih! iya, penampilannya kurang eyecatching. Mungkin, itu pula yang menyebabkan harganya lebih murah. Secara, pakai plastik bening gitu. Iya gak sih? :D#Cek Yan: Masa nggak ada? Ini biskuit sudah menasional lho? *ehem, tau darimana, fatah?* haha#Pak Nono: Iya, saya lebih suka yang rasa kacang ketimbang yang cokelat. Rasa pahitnya pun nggak nendang :D#Mbak Siasetia: Hahahha… iya, itulah sebenarnya yang ingin saya tekankan. Cocok di kantong mahasiswa :D#Mbak Rizki: Pernah sih nyoba. Tapi kok keliatannya jarang nongol di Alfamart atau Indomaret ya? Hmmm..kapan2 deh diburu. Togo pas kantong kering? Hehha… nggak jauh beda :D#Mbak Tutuq: Tak ada niatan sih. Belajar mengomentari sebuah produk saja. Mumpung udah lulus dari mata kuliah Bisnis Internasional :))

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s