Waffle Novel

Untuk kedua kalinya saya makan waffle. Sama-sama di AW. Soalnya,
sejauh referensi yang saya punya, resto fast food itulah yang
menyediakan menu itu.

Kali ini, kami bertiga: saya, Firman, dan Nino. Mampir di AW Surabaya
Plaza sebelum blusukan di Gramedia. Awal rencana memang ingin berburu
buku diskonan Mizan. Namun, karena perut kadung lapar, AW pun kami
singgahi dulu. Saya pesan waffle es krim cokelat plus stroberi. Ketika
telah terhampar di hadapan, barulah saya sadar, dua bukit es krim beda
rasa berdiri tegak di atas waffle hangat nan empuk. Sebab, saya pikir
es krim stroberinya akan diletakkan dalam wadah berbeda, tak tahunya.
Tapi, itu kan nggak masalah, Fatah???

Well, waffle hangat itu mulai saya iris, mencoloknya dengan garpu,
mengoleskannya pada es krim, dan…happp! Nyam…nyam…nyam… Es
krim nan lembut berpadu dengan waffle hangat.

Wareg alias kenyang.

Hengkang dari AW, kami (saya sih sebenarnya) terperangkap di Gramedia.
Firman dan Nino memang ikutan juga berburu, tapi tak sekalap saya.
He-eh.

Di rak-rak dan meja rendah yang diletakkan di bagian depan luar
Gramedia itulah, saya berperang mata. Pupil mata saya membesar,
terpatok oleh harga-harga yang menggiurkan. Ada meja yang dilabeli
harga 5 ribu – 50 ribu. Ada pula rak-rak yang dipancangi DISKON 50%.

Yang terbeli pun beberapa saja, antara lain:
1. Children of Heaven – Enang Rokajat Asura (Rp 19.500). Pengin tahu
versi novel bakal seperti apa.

2. A Boy from Makkah – DR. Muhammad Abdo Yamani (Rp 16.500). Tertarik
dengan setting-nya.

3. A Long Way Gone – Ishmael Beah (Rp 25.000). Sudah lama diincar.

4. Enrique’s Journey – Sonia Nazario (Rp 20.000). Karena memenangkan
Pulitzer tahun 2003.

5. Di Serambi Makkah – Tasaro (Rp 19.000). Ingin ngoleksi karya Tasaro.

6. Samita – Tasaro (Rp 21.500). Alasan yang sama dengan nomor 5
sekaligus memenuhi rasa penasaran karena novel ini direkomendasikan
oleh Mbak Desi.

Baiklah. Saya tahu utang bacaan saya bertambah. Dan, tengah malam
begini saya lapar…

Iklan

12 thoughts on “Waffle Novel

  1. #Mbak Ivon: Iya, seringkali ada diskon2an, Mbak. Emang di HK nggak gitu juga ya?#Mbak Desi: Adaaa! Masih banyak sisa Samita. Diskon 50% tuh. Pesen, nggak? :D#Mbak Uci: Hahaha… Begitulah. Biar lebih mantaps dikit :D#Mbak Sinta: Nggak ada, Mbak. Cuma dua buku itu aja yang kena kortingan. Diskonnya sampai tanggal 24 April. Hayoo, dolan nang Suroboyo, Mbak. 😀

  2. ngomong2 soal waffle, kalo ke bandung coba deh dateng ke the nanny’s pavillon..di sana khusus menyiapkan pancake, pasta, dan pastinya waffle…wuih..enak2 loh Tah…apalagi bagi penyuka waffle seperti Fatah sangat direkomendasikan !!!

  3. WOW.Rekomendasi tempatnya jauh banget euy. Tapi, boleh bangetlah. Siapatahu berkesempatan maen ke Bandung. Bisa dicoba nanti :)Well, Nanny’s Pavillon… Nanny’s Pavillon… Nanny’s Pavillon *mendoktrin diri* hahah

  4. 1. betul sekali. ini novel yang diadaptasi dari film-nya :))2. memoar seorang bocah yang dipaksa menjadi tentara anak-anak pada umur 12 tahun juga jadi bandar narkoba *so far that i know* jadi top ten di amazon.com.3. sampai tanggal 24 April :))

  5. Makasih jawabannya Lalu1. Jadi no 2 itu terjemahan? Buku-buku top ten di amazon.com ada juga terjemahanya ya?2. Novel Tasaro no. 5 tentang apa ya? *belum baca, tebal tidak?*

  6. Heheheh…1. Betul. Itu terjemahan. Itu novel based on true story-nya seorang yang pernah menduduki jabatan Menteri di Arab Saudi 🙂 Iya, setahu saya begitu, Mbak.2. Aceh dan Perang GAM-RI di sana 🙂 Garis besarnya seperti itu. Tapi, satu hal yang selalu saya salutkan dari Tasaro adalah riset sejarahnya 😀

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s