“Menulis Sampai Mati!”

Kalimat inilah yang saya lontarkan tatkala ditanya mengenai moto hidup.

Jujur, saya bukan orang yang suka membuat prinsip atau moto hidup. Sebab, saya lebih suka menikmati hidup semengalir air. Akan banyak saya temukan kejutan-kejutan tak terduga yang membuat hidup saya lebih berwarna dan saya jadi tak kering inspirasi.

Nah, ketika seorang wartawan Majalah Matan (berbasis Muhammadiyah) mewawancarai saya sekitar pertengahan Februari lalu, pertanyaan moto hidup itu pun muncul. Saya berdiam cukup lama. Mikir-mikir, moto hidup saya apa ya? Karena memang saya tidak punya moto yang jadi kata-kata penyemangat atau penyuplai energi dalam menjalani kehidupan. I’m a simple man.

Lho, I’m a simple man, kan moto juga? Tapi, bukan moto ini yang muncul di benak saya waktu itu. Hehehe…

Saya pun berusaha mencari kata-kata yang memang layak disebut moto atau jargon hidup. Tapi, apa yang nongol di pikiran saya justru moto-moto hidup para tokoh yang biografinya biasa saya baca di majalah atau koran. Hmm… Harus kreatif, nih!

Eh, kok yang muncul justru kalimat yang menjadi judul tulisan ini.

Saya sendiri agak kaget saat itu. Benar nggak sih apa yang saya ucapkan ini. Saking terpananya, sampai sekarang kalimat ini terngiang terus di benak saya. Hmm… Berat nih! Menulis sampai mati? Could I? Tantangan!

Iklan

11 thoughts on ““Menulis Sampai Mati!”

  1. sama, mbak juga ska bingung klo ada “favorite quotation” kyk di fb misalnya..motto hidup juga mgkn yah? msti mikir2 jga nih nyari motto…sp tau ada yg wawancara hihihi..

  2. bisa Tah, meski penulis telah tiada karya-karyanya tetap abadi seolah dituliskan kembali oleh penulisnya…lha wong ketika sebuah tulisan sampai pd pembaca, penulisnya sudah dipastikan mati kan?? Seperti yang dikatakan Roland Barthes “the death of author”

  3. Terima kasih, teman-teman, atas apresiasinya… :))#Mbak Anda: Iya, Bang Roland Barthes… Saya belum juga mulai membaca bukunya yang posmo itu :))

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s