Got!

Gimana rasanya diceburin ke got? Tanyalah pada Rifqi. Dia yang tengah
malam begini sedang mandi tujuh rupa. Biar bau semerbak got Surabaya
raib tak bersisa dari badannya.

Well, ini konspirasi politik tingkat spontan anak-anak KPK (Kontrakan
Punya Kita). Malam ini, sengaja ke Giras. Nongkrong sambil
makan-makan. Sego goreng. Rifqi, sang punya hajat, nraktir. Hanya saya
yang tidak bersego goreng. Karena memang sudah kenyang!

Ngabrol-ngobrol ngalor-ngolor…sampailah kami pada puncak acara. Kue
tart sederhana, beli di salah satu minimarket, diberikan pada Rifqi.
Sebelumnya, setengah batang rokok yang menyala ditancapkan di atasnya.
Ya, memang gak ada lilin. Jadi, rokoklah yang kami pakai. Dan, kami
meminta Rifqi untuk mengucapkan wishes and hopes-nya di umur yang
ke-21 ini. Harapan utamanya ternyata…mmm…bukan pacar! Ctar!
Hahaha… Tapi, mulia sih! Apa itu? Kuliah yang lancar. Standar
banget, ya? Yeah, mahasiswa gitu lho.

Terus, pas ditanya dia ngarep jadian sama siapa, antara Tita HI ’08
atau Devi Sosiologi ’08 atau entah siapa lagi (saya gak krungu, tadi), Rifqi
pun cuma nyebut seseorang berinisial ‘G’.

“Gabooon, ya???”

Semua terbahak.

Rokok pun dicabut dari kue, lalu dia mengisapnya. Asapnya dihembuskan
ke atas kue. Astaga! Rifqi didaulat menjamah kue (tak butuh pisau).
Potongan pertama buat saya (sang pemegang kue), kedua buat Zulfikar,
ketiga buat Nino, keempat dan seterusnya buat makhluk-makhluk lainnya
(hahaha).

Rileks sebentar. Kue pun sudah tiga perempat dibagikan. Sementara itu,
diam-diam Khemal sudah menyiapkan ember berisi air got. Rifqi tak
melihat. Kami pura-pura tenang. Saat Rifqi membalik dari hadapan
Khemal, barulah Rifqi dicekal. Disergap. Kaki dan tangannya dipegangi.
Dompet dan hapenya dicabut dari saku.

Ada got di situ. Got yang sangat ‘harum’, tentu saja. Rifqi pun diceburkan!!!

Sempurna!

Selamat bersih-bersih dan mengumpat, bro!

Iklan

10 thoughts on “Got!

  1. Wahahaha…jd pgn nglihat!pasti asik bgt.lgsg inget kejadian di pare.temenku yg ulangtahun dguyur air yg dcampur trasi,cuka,got,air rinso,dll..dtambah telur tentu saja..hmmmh..baunya nympe planet mars.bkin muntah..wkwkwkk,

  2. huwaakaakkaakkakaak.. koyoke kok sangar yo tah.. gitu aq gak diajak… waahaha…keren kayaknya perlu dicoba ituh pake rokok… tak ada lilin rokok pun jadi… wakaaa..sumpah kreatipppppppp… wakaaaaka….

  3. #Mbak Diyah: Hehehe… Saya tahu deh penyebab kengerian Mbak. Itu, makhluk lima senti :D#Mbak Meyla: Terima kasih *mewakili Rifqi* :))#Mbak Vivfee: *jadi pengen muntah* ini lebih sadis, soalnya. kokinya salah tempat…#Mbak Desi: wwe…#Mbak Mifta: Begitulah… Agak berlebihan yak!#Mbak Setia: Nah, ini nih kealpaan orang2 yang dirundung euforia! Keasyikan pada aksi, tapi lupa dokumentasi. But, catatan ini cukuplah…#Mbak Vina: Oh… itu rokok teman saya kok. Djarum Black. I’m not smoker, Mbak :)) Tapi, sialnya pas kue dibagiin, saya justru kebagian posisi kue yang ditancepin rokok. Rasa kuenya nggak enak. Kerasa rokoknya. Hiks!#QQ: Hahahaha… begitulah, Qi. Coba kamu ada di situ. Mungkin kamu juga yang diceburin. Hahaha… Secara, wedhok dewean 😀

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s