Burning Love, Burnt by Love

Apaan sih saya ini?
Mungkin ini dampak dari stres dan rasa penat yang memencet otak saya. Tugas jurnal yang ‘nyengir’ tak tersentuh. Revisi proposal skripsi yang belum banyak pelumasnya. Dan tugas makalah untuk ujian lisan minggu depan. Arrrrrrrrrrrrrrrgh… Sementara, saya memburu beberapa jenis lomba. Niatnya sih, sebagai selingan biar tidak terlalu penat karena over focused. Well, daripada partikel-partikel pusing beterbangan di dalam batok kepala saya lebih baik dimuntahkan dan dikipasi agar keluar dan menjelma dalam ujud tulisan. Bermakna atau tidak, itu urusan nanti. Hahaha…

Mari berdiam sebentar. Errrrrrr…

Oke!

Cinta.

Sebagaimana judul jurnal saya kali ini. Tadi pagi saya menyulut cinta. Cinta pun membakar saya. Entah cinta macam apa itu. Sangat nikmat, pastinya. Tak mengapa. Saya tak menyesal. Setidaknya, perasaan itu masih ada. Saya senang.

Lalu, setelah terkapar terbakar cinta, saya termenung. Tak boleh dibiarkan berlarut. Cinta itu candu. Memabukkan. Kalau tidak distop, cinta akan ngelunjak. Maka daripada itu (hahaha… berasa resmi), luapan cinta itu harus disalurkan ke medium yang tepat. Apa itu? Menulis. Tercambuk untuk menyelesaikan dan memenangkan lomba, maka saya hentikan cinta itu untuk sementara. Sisa energi yang masih ditinggalkannya, saya kerahkan untuk menyuplai otak dan jemari saya. Menulis. Menulis. Menulis. Itu tiga mantra yang berulang-ulang saya rapalkan.

Itu saja untuk saat ini. Ashar telah bertandang sedari tadi. Mumpung ada yang bisa dimintai tolong untuk menjagakan laptop, maka saya beranjak dulu. Menundukkan hati. Meminang CINTA. Menyeruput gelembung ide baru. Wudhu dan shalat.

Iklan

6 thoughts on “Burning Love, Burnt by Love

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s