[Catatan Anak SMA Kelas 2] Bewet-Bewet yang Cerewet

02/02/05
Ke-ke-lem

Bewet-Bewet yang Cerewet

Setiap selese makan, aku slalu meninggalkan bewet di pipi, dagu, and sudut bibierku. Entah itu makan nasi, ngambes tebu, nyolets sambel, and so on. Ya, namanya juga masih kanaq kodeq… wajarlah!
Oh, ya! Aku hampir lupe ngenalang diri.
Neme : Eve Retne Seri
Taoq Tepu : Keboon, Lendrick City
Umuran : Telu taon
Sekolahan : TK (Tukang Keboon)
We, reader2, dendeq lue pede ngeremehin gue. Gue ngene2 sangat pinter behese linggis. Mun elu lawan gue debat Engeliz, dendeq macem2 mundeq mele lebur…
Ha-ha-ha… Akulah Eve, Pahlawan Bertopeng… Monusie Melenginem… Penyelamet Keboon… He-he-he…


“Siapa yang otaknya kritiz, pasti mau mendebat sang penuliz!”

Iklan

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s