Permen Kopi yang Jatuh Hati pada Bumi

Bukan aku yang sengaja membuangnya.

Ia ditarik oleh gravitasi. Jatuh ke bumi. Saking cintanya.

Berada di antara daun-daun kering.

Ia bahagia. Tak perlu diriuhi. Ia sedang hening.

Hablur rupa dirinya oleh kilatan air liur.

Ia manis. Ia pahit. That’s bittersweet, pure.

Berlindung dari segala sorotan yang menghakimi.

Ia takut. Tak mau kalahkan Dia-nya. Dengan warna bumi, adaptasi.

Usah kau pungut permen kopi yang jatuh hati pada bumi.

Ia purna. Kini.

*foto dijahit dari kamera saku Canon A495*

Iklan

11 thoughts on “Permen Kopi yang Jatuh Hati pada Bumi

  1. @mbak nia; thank you. Kalo permennya manis, bukan permen kopi, namanya. 😀 no hp ntar aku sms mbak yo.@helna: sama. I like this too. Hehehe@emy: permen kopinya sdg mencari makna dari jati dirinya. Karena ia permen kopi ABG. Masih labil :d@mas iqbal: permen kopi susu. Lupa merknya. ;p

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s