[TL] Kritik dan Saran

Belum sebulan terbit, saya banyak dapat komentar terkait ‘Travelicious Lombok’. Karena memang pujian terkadang membosankan, maka saya pun tak lupa minta kritik dan saran. Beberapa di antaranya:

Mbak Nita Candra, penulis dan penerjemah
“Foto-fotonya bagus. Lebih oke kalo ada yang berwarna.”


Asri Dwi, Mahasiswi Univ. Brawijaya Malang

“Cerita tentang tempatnya kurang mendalam. Aku paling suka kalau kamu bercerita tentang pantai. Wiiih… seakan-akan aku juga ada di sana karena kamu menceritakan dengan detail. Tapi, beberapa tempat yang lain cuma sedikit, jadi aku nggak bisa berimajinasi sampai ke sana.”

Cek Yayan, Seorang Reviewer Film dan Buku
“Ada yang bilang, kelemahan utama buku semacam ini adalah informasi yang ada di dalamnya akan terus berubah jadi mungkin buku ini akan basi dalam satu atau dua tahun ke depan. Memang, hal itu cukup beresiko dan menimbulkan kebimbangan, walau begitu menurutku tidak sepenuhnya benar. Toh Lombok masih di Indonesia ini.”


Devania Annesya, Mahasiswi Ilmu HI Unair, penulis ‘Ubur-Ubur Kabur’
“TL itu sudah runtut tapi sayangnya tidak ada efek adiktif. Kebanyakan teman-temanku bilang bagus saat pertama kali baca, tapi mereka berhenti baca di tengah jalan. Setelah kuperhatikan, itu karena paduan antarparagraf kurang ada koherensinya.

Penuturan? Honestly, aku jatuh cinta sama sinopsisnya, sayang penulisan di dalamnya tidak bisa membuat saya jatuh cinta sama Lombok. Banyak kekuatan dan keindahan dari Lombok yang terlewatkan untuk dinyatakan. Mungkin karena format TL adalah buku ‘guiding traveler’? Heaven knows!

Kalau aku lihat, ini formatnya lebih ke buku panduan daripada buku pengalaman traveling. Yang artinya dipakai secara pragmatis, pasarannya: mereka yang mau pergi ke Lombok. Tapi, jadi buku panduan pun, TL kurang lengkap. TL tidak menawarkan alternatif bepergian lain selain yang dijalankan penulis. TL seperti masih bingung dengan jati dirinya. Penulis TL seperti ingin menulis bukunya jadi buku traveling, tapi sayang, formatnya panduan traveling. Begitu pengamatan dari saya yang masih amatir menulis juga.”

Jujur, komentar si Deva yang paling membuat kuping dan hati saya sedikit panas. Tapi, saya puas. Kalau tidak mendapat masukan dan kritikan, kapan saya majunya?



Iklan

10 thoughts on “[TL] Kritik dan Saran

  1. @Mbak Novi: ditunggu ulasannya, yak πŸ˜€ Terutama saran dan kritiknya πŸ˜€ @Oji: Sensasi yang menggoda lho itu, Ji. Sumpek dengan pujian, justru kritik bisa menawarkan angin segar. Ditunggu ya launching-nya πŸ˜€

  2. Masukan dari Deva sounds she knows your ‘problem’ writin’ on this book so well ya? Kamu cerita tentang proses menulismu ini ke dia nggak? Kalau enggak, berarti dia pembaca yang bagus *djempolbtw, Tah, di Gramedia baru ada Travelicious dJogja, Travelicious Lombok-nya belum ada. Laporan selesai

  3. @Sister: dia memang kritikus buku yang patut saya acungi jempol. Kami pernah berdiskusi ttg meresensi buku dan saya mengakui ke dia kalo lebih gampang melihat sisi2 plus sebuah buku. Sementara ia, punya kecerdikan yang saya salutkan: mampu membeberkan kelemahan2 buku. Pernah sekali ia menulis resensi dan membuat saya berdecak kagum karena deretan kritikan yg ia lontarkan. She’s both a good reader and writer!Btw, Gramedia Kediri sudah masuk lho. Laporan teman kontrakan yg berasal dari situ πŸ˜€

  4. Betul banget, Mbak Helene. Kritikan itu semacam ‘wake up call’ dan selama itu ada berdasar ya terima saja. Hehehe… Cuma, bagi saya pribadi sih, sedang belajar cara mengkritik yang halus πŸ™‚

  5. Hehehehe… Sibuk kerja ya, Mbak?No matter.Anyway, terima kasih banyak yaaaa… Saya hanya bisa mengaminkan semoga segera lahir ‘bayi pikiran’ yang kedua πŸ™‚

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s