Nana

Dia begitu peduli pada bahasa yang aku pakai. Dia perhatian sekali atas cuilan gapaianku dalam menulis. Dia tak segan-segan menegurku kala aku berbahasa Inggris dengan tata bahasa salah. Tak langsung di depan publik maya, namun mengirimiku pesan atau surat elektronik (surel).

Karena dia begitu peduli. Karena ia cinta bahasa Indonesia. Karena ia mengungkapkan nasionalismenya dengan menjunjung tinggi pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ia manusia berbudaya, yang tak perlu dimaknai sebagai sebuah simbol keangkuhan. Justru, itu simbol keberprihatinan atas budaya yang tak lagi dipijaki dengan kuat oleh generasi muda.

Memang, saat ini dia beribu-ribu kilometer jaraknya dari Indonesia. Namun, itu tak menyurutkan minat dan semangatnya untuk belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ia kursus jarak jauh dengan tugas membaca karya sastra anak negeri. Di situ, ia menggali harta karun kegemilangan sastra negeri di mana ia dilahirkan. Ya, bahasa keduanya – bahasa Inggris – yang jauh lebih ia fasihi, tak ingin membuatnya berleha-leha dalam pandangan ‘wow’ orang. Kalaulah bukan karena cinta yang berkobar, untuk apa ia bersusah-payah belajar bahasa Indonesia?

Dia sering mengkritikku. Dia mengapresiasi sewajarnya. Dia menasihatiku agar tak lupa kewajiban akademis – skripsi. “Jangan terlena…”

Siapa pula aku? Siapa pula dia? Dia memanggilku ‘cucu’. Aku memanggilnya ‘nana’. Hanya sekali kami berjumpa di dunia nyata. Selebihnya, kami menjalin komunikasi di ruang maya.

Iklan

10 thoughts on “Nana

  1. @Mas Tofan: skrip lagu? Saya diingetin agar jadi pencipta lagu? *eaaaaaa@Mas Suga: iya nih, Mas. Padahal kan pengin juga kopdar yg kedua kalinya… Di Surabaya tho? Kapan balik ke Batam, emangnya?@Mbak Yana dan Mbak Dee: beliau tinggal di California, USA 🙂

  2. lafatah said: @Mas Suga: iya nih, Mas. Padahal kan pengin juga kopdar yg kedua kalinya… Di Surabaya tho? Kapan balik ke Batam, emangnya?

    masih d bandung, 12-13 di Surabayake rimbanya tanggal 17 atau 18:)

  3. Oh yesss… Salam saya kalo gitu buat Mbak Helene dan Mas Ferry….Semoga kebaikan tetap tercurah pada kita semua yang senang menyambung tali kopdar 🙂

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s