Lalu Abdul Hafiz

Tayangan Kick Andy Hope tadi malam. Tentang siswa SMAN 1 Praya, Lombok Tengah, NTB, yang berprestasi di tingkat internasional melalui Olimpiade Astronomi. Dia hasil didikan Surya Institute yang diprakarsai oleh Prof. Yohanes Surya.

Si Hafiz bisa masuk Kick Andy Hope bukan semata-mata karena prestasinya tersebut. Ia bisa muncul ke permukaan kendati dalam kondisi ekonomi keluarga yang kurang bagus. Rumahnya masih semi permanen. Belum dikapur temboknya. Dan, yang membuat saya haru bangga adalah itu rumah direnovasi melalui tabungan yang diperoleh Hafiz setelah jadi jawara di olimpiade astronomi di Uzbekizstan (apa Azerbaidjan ya?)

Rumah yang sederhana, nggak ada komputer (untuk meramban, ia lebih sering ke warnet atau pinjam laptop teman sekolahnya), tapi tak membuatnya malas belajar. Oleh sebab itu, Kick Andy dengan kerjasama PT. AIA Financial menghadiahi ia laptop Compaq dan modem (sebenarnya, tabanas Rp15 juta, sisanya bisa dipastikan untuk keperluan pendidikannya). Nah, karena prestasinya ini pula, sekolah membebaskan Hafiz dari biaya ini itu.

Dalam satu sesi, Hafiz juga bercerita pada Andy F. Noya yang datang langsung ke sekolahnya, bahwa perpustakaan sekolahnya kekurangan buku. Ia mengakui telah membaca hampir semua koleksi buku di perpustakaan, terutama buku-buku yang terkait dengan pelajaran eksakta. Nah, baiknya si Andy F. Noya, SMAN 1 Praya mendapatkan hibah berupa buku-buku pelajaran dan bacaan.

Saya menulis ulang pandangan mata dan telinga ini, semata-mata ingin berbagi semangat. Sebab, saya sendiri amat bersemangat dan terharu bangga melihat ‘saudara’ satu pulau saya itu. Meski tak memungkiri, saya bangga juga karena sama-sama berawal nama ‘Lalu Abdul’. Dan, persis saya semasa SMA kelas 2 juga pernah ikut olimpiade astronomi hingga tingkat provinsi. Saya juga hobi mendekam di perpustakaan jika ada waktu senggang. Nah, semacam ada cerminan saya yang dipantulkan oleh tayangan Kick Andy Hope itu.

Perbedaan tentu saja ada, dari segi ekonomi, prestasi di olimpiade astronomi, dan nama. 🙂

Tak mengapa. Saya bahkan diam memelototi tayangan. Obrolan adik saya, Arif, yang saat ini kelas 1 SMA, tidak saya tanggapi. Saya dengan bahasa tubuh, meminta dia juga untuk memerhatikan si Hafiz. Sama-sama menyerap semangat belajarnya. Bahwa, segala macam keterbatasan fisik dan materi akan pelan-pelan terbakar oleh semangat menuntut ilmu yang tinggi.

Salah seorang guru Fisika menuturkan pada Andy F. Noya kalau si Hafiz memiliki semangat belajar yang amat tinggi dibandingkan kawan-kawanannya. Jika ada penjelasan dari guru yang belum tuntas, tak segan-segan ia mencari gurunya di luar kelas. “Sesuatu itu harus tuntas dipelajari. Kalau tidak, pemahaman akan jadi sepotong-sepotong,” kira-kira demikian tuturan si Hafiz.

Saya tercekat. Bagaimana tidak? Acap kali saya tidak menuntaskan sesuatu dalam belajar. Menuntaskan rasa ingin tahu saya dengan bertanya atau membaca. Pun, misalnya ada buku yang menurut saya wajib baca demi menunjang pemahaman tentang satu topik perkuliahan, misalnya, sering kali tidak saya baca tuntas. Akibatnya ya…seperti yang dibilang oleh Hafiz. Pemahaman jadi setengah-setengah. Paham sedikit, nanti dikembangkan sendiri. Ujung-ujung tidak meyakini jawaban sendiri.

Baik, saya tidak hendak membela dan memaklumi diri saya. Yang pasti, saya berterima kasih atas Kick Andy Hope tadi malam (16/07). Saya jadi punya satu sosok yang bisa saya serap ilmunya dan teladani sikap hidupnya.

Oya, mungkin jika Anda penasaran videonya, bisa dicari di situsnya Kicak Andy. Saya mengentik ini via hp, jadi tak bisa menautkannya untuk Anda.

Salam inspiratif!!!

Iklan

5 thoughts on “Lalu Abdul Hafiz

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s