60 Petualang ACI 2011 ‘Kemping’ di Trans TV


Bagaimana rasanya punya teman-teman baru, keluarga baru, jejaring baru? Menyenangkan sekali. Tak bisa disangkal itu.

Itulah yang saya rasakan ketika 60 Petualang Aku Cinta Indonesia (ACI) Detikcom dipertemukan dan di-‘briefing’ selama sehari di Gedung Trans TV, Jakarta Selatan pada Sabtu (1/10). Tiada rasa canggung berlebih. Sebab, sebelumnya kami sudah berinteraksi melalui milist, grup Facebook, dan jejaring sosial lainnya. Ibarat kopdar saja dengan teman-teman yang memiliki hasrat yang sama, jalan-jalan. Tentu saja, dengan misi yang sama, menyebarkan semangat kecintaan pada bumi pertiwi, Indonesia.

Beragam profesi, suku, agama, gender, juga usia para petualang menjadi semacam cerminan ke-bhinnekatunggalika-an Indonesia. Ada yang mantan presenter Seputar Indonesia Pagi RCTI (Mega Novelia), fotografer handal dan pembuat film (Gilang, anak IKJ), atlet renang nasional (Audrey Jiwajenie), pemusik dan pencinta anak-anak (Kak Nunuk), ‘social media buzzer’ (Titiw Akmar), penulis pengelana (Dwi Putri Ratnasari), PNS (Steven Polapa, Regy Kurniawan), dokter hewan, dokter, ‘copy-writer’, arsitek, wirausaha, pengembang perangkat lunak, pedagang, mahasiswa, dan mantan-mahasiswa (Muhammad Aqdis, yang terpaksa keluar dari sekolah pariwisata gara-gara tidak diizinkan oleh kampus #heh, kampus pariwisata macam apa, tuh?!).

Acara berlangsung gayeng diselingi guyon dan tawa para petualang. Diawali dengan perkenalan diri masing-masing petualang bersama teman setimnya. Istirahat makan siang pun dilanjutkan dengan Sesi ‘Tips Fotografi Travel’ dari para punggawa http://www.ayofoto.com. Tip-tip yang diberikan amat berharga. Beberapa di antaranya:
#1 Travel light!
#2 Pakai pakaian/perlengkapan yang nyaman
#3 Travel in 360 degree
#4 Pelajari budaya setempat
#5 Catat apa yang kita foto
#6 Pelajari kamera
#7 Berani untuk mendekat
#8 Memotret gelap tanpa tripod
#9 Menyiapkan alat-alat sebelum tidur

Tips berikutnya yang dibagikan pada para petualang ACI 2001 adalah tips fotografi landscape. Apalagi kewajiban para petualang nanti di lapangan untuk memotret dan mengunggah foto-foto di aci.detik.travel dengan mode landscape. Berikut tips yang kami peroleh.

#1 Gunakan RAW format
#2 Berusaha untuk menemukan lokasi baru
#3 Memotret pada saat yang tepat
#4 Datang di lokasi lebih awal untuk persiapan
#5 Exposures Bracketing
#6 Gunakan tripod
#7 Terapkan aturan sepertiga
#8 Layangkan pandangan ke semua penjuru
#9 Bidikkan kamera sesering mungkin
#10 Membuat catatan untuk setiap foto
#11 Siap risiko
#12 Belajar menggunakan software olah foto
#13 Utamakan keselamatan

Lalu, Mas @fanabis yang juga ‘socmed buzzer’ menyampaikan materi tentang ‘social media traveler’. Kami, 60 petualang ACI, diwajibkan untuk terus melaporkan secara langsung perjalanan kami. Baik melalui situs aci.detik.travel, maupun twitter dan facebook. Tujuannya, seperti yang dikatakan oleh Mas @fanabis, tidak hanya untuk menyebarkan semangat cinta Indonesia, tapi juga untuk ‘personal brand’. Dan, untuk yang terakhir ini, saya setuju 😀

‘Briefing’ pun dilanjutkan dengan tata cara mengunggah artikel dan foto di situs aci.detik.travel. Kelar itu, wakil pimpinan redaksi Detikcom membagikan tips menulis ‘hard news’ dan ‘feature news’. Para petualang diwajibkan untuk mengirimkan minimal 3 artikel dan minimal 10 foto ke situs aci.detik.travel. Nanti, materi yang dikirimkan oleh masing-masing tim inilah yang akan dinilai oleh dewan juri.

Selain berkompetisi untuk memperebutkan posisi ‘Tim Terbaik’ (hadiah 100 juta), 20 tim juga berlaga untuk meraih gelar Tim Favorit Pembaca’ (hadiah 15 juta) dan ‘Foto Esai Terbaik’ (hadiah 25 juta). Kategori terakhir ini direbutkan oleh petualang, bukan tim. Materi penjurian yang disampaikan oleh Mbak Indri ini sekaligus menutup sesi sore itu sebelum makan malam.

Rakata Adventure pun kemudian mengisi sesi berikutnya. Mengenai persiapan apa saja yang perlu kami lakukan. Fisik, obat-obatan, tips survival, dan informasi mengenai pendamping yang akan mendampingi masing-masing tim selama jalan-jalan nanti.

Dikarenakan saya, Yusman Firmansyah, dan Abner Krey adalah Tim 4 Sumatera 3 yang masuk Kloter 1, kami pun dapat tambahan ‘briefing’. Hari ini Kloter 1 berangkat. Tim saya sendiri mulai meninggalkan Jakarta pukul 10 malam nanti. Kami menuju Lampung dengan Bus Damri. Mulai menjelajah dengan urutan Lampung – Bengkulu – Sumatera Selatan – Kep. Bangka Belitung. Kami menjelajah selama 17 hari.

Oya, teman-teman, ikuti terus ya perjalanan Tim 4 Sumatera 3 dengan mem-vote di situs aci.detik.travel (tanpa .com). Cari di Grup Petualang. Silakan teman-teman mem-vote dengan menggunakan Facebook, Twitter, atau e-mail.

Terima kasih.

Salam Indonesia! 🙂

Foto diambil dari http://aci.detik.travel/readfoto/2011/10/01/132058/1734606/1275/1/acara-briefing-petualang-aci-2011

Iklan

22 thoughts on “60 Petualang ACI 2011 ‘Kemping’ di Trans TV

  1. @Mbak Nita: yahaaa…seru sekali. Banyak yg gokil :D@Mbak Una: amin ya robbal ‘alamin. Tapi, kami nggak ngoyo juga untuk dapat. Bisa jalan-jalan gratis aja sudah senang. Kalau dibebani dengan peraihan duit itu, bisa2 kami gak enjoy. Hahaha…. @Nina: makasih ya, Nin. :)@Mbak Silvia: heeheh…dibagi 3, jadinya masing2 bisa naik haji sekali 🙂

  2. @Mbak Nita: yahaaa…seru sekali. Banyak yg gokil :D@Mbak Una: amin ya robbal ‘alamin. Tapi, kami nggak ngoyo juga untuk dapat. Bisa jalan-jalan gratis aja sudah senang. Kalau dibebani dengan peraihan duit itu, bisa2 kami gak enjoy. Hahaha…. @Nina: makasih ya, Nin. :)@Mbak Silvia: heeheh…dibagi 3, jadinya masing2 bisa naik haji sekali :)@Cek Yan: sekitar tanggal 10 di Palembang 🙂

  3. @Mbak Ade: Hehehe… Semoga aja. Amin :)@Ave: wuehehe…makasih ya, Ave. Insya Allah, sehabis memenuhi kewajiban di ACI, pengin juga menuliskan kisah perjalanan yg berbeda 🙂

  4. Amin. Bismillah… :)Yang di dalam tulisan, saya sarikan dari makalah yang dibagikan. Mungkin bisa saya bagi lagi penjelasan lanjutannya nanti 🙂

  5. Haha… Itu lewat software pengolah foto, bukannya bisa ya?Nggak sampai diajarin sih.Cuma disarankan untuk pake RAW karena akan lebih mudah diolah dibandingkan format lainnya 🙂

  6. @Mbak Tin: ada yang langsung lapor sama atasan. Sampai hubungi Gubernur juga. Ada yang nggak lapor. Hahaha…@Cak dan Masopang: Terima kasih…. 🙂

  7. lafatah said: berkompetisi untuk memperebutkan posisi ‘Tim Terbaik’ (hadiah 100 juta), 20 tim juga berlaga untuk meraih gelar Tim Favorit Pembaca’ (hadiah 15 juta) dan ‘Foto Esai Terbaik’ (hadiah 25 juta).

    Hadiahnya mantap-mantap sekali, Dik.Aku doain mudahan kamu menang di semua kategori, total 70 puluhan juta ya sepertinya, dengan uang segitu banyak insyaAllah bisa dipake backpack ke Middle East sekaligus umrah plus backpack ke Eropa, insyaAllah.Siapa tau ini jalanmu, Dik :-)Hoah, jadi mupeng pingin ikutan ACI tahun depan, hihihi.BTW, Ibu rumah tangga yang ikutan ada gak, Dik?

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s