Melamar Skripsi di Tanggal Cantik


11-11-11

Jumat kemarin adalah tanggal yang cantik. Sedunia seakan-akan membicarakan tanggal tersebut. Tidak heran memang. Apalagi media mem-blow up berita bayi yang lahir atau orang yang menikah pada tanggal tersebut. Tanggal 11, bulan 11, tahun 2011. Tanggal yang cantik, kan? Hingga ada ibu yang rela dioperasi caesar agar bayinya memiliki tanggal kelahiran nan unik itu. Bagaimana dengan mereka yang mengikat janji suci sehidup semati?


Teman kuliah saya, Nadifatul Qoriah Agustina, atau kami akrab memanggilnya Qori, pun memilih Jumat, 11 November 2011, untuk melangsungkan pernikahnnya dengan Andu Oliviant. Teman saya sudah kelar wisuda. Dia yang menjadi breakthrough alias pemecah telur pertama (menikah, red) di antara teman-teman HI angkatan 2007.


Alhamdulillah, suaminya telah bekerja. Qori pun merintis usaha. Dan, sedari lama kami, terlebih saya, menggadang-gadang mereka jadi pasangan suami istri. Amat terlihat cocok sih. Dari penampilan fisik saja demikian. Meski saya kurang tahu urusan internalnya. Hehehe…


Dan, malam ini, Sabtu (12/11), saya dan teman-teman sejurusan menghadiri resepsi pernikahan mereka di Desa Pilang, Sidoarjo. Bareng Firman, Tanu, Jamal, Rangga, Kiki, dan Mbak Irfa (dosen HI) kami berangkat dari Surabaya.


Tiba di sana, tamu masih banyak berlalu-lalang. Namun, tak begitu padat merayap. Mungkin karena kami tiba pukul 8.


Buku tamu kami isi. Amplop urunan kami selipkan. Sebenarnya, hendak kami tuliskan
nama-nama kami di sana, tapi kami menghindari riya. Ide pun meluncur. “Gimana kalau ditulisi HAMBA ALLAH saja?” Teman-teman hanya mengeksekusi dengan tertawa. Terlebih, pulpen juga tak ada. Ya sudahlah.


Kami pikir kami kloter pertama di antara teman-teman HI yang lain. Eh, ternyata sudah banyak yang datang. Namun, dosen-dosen senior tak ada yang terlihat. Bisa jadi mereka telah datang duluan. Saya belum sempat tanya pada penjaga buku tamu yang juga teman-teman saya sendiri.


Salaman dengan pengantin, foto bareng, nyengir oke, kami pun gabung dengan teman-teman yang lain. Adinda Koto, yang baru pulang dari Bali, langsung menggaet lengan saya. Saya merasa tidak enak karena mantannya ada di situ. Saya pun nyengir-nyengir kuda laut di hadapan mereka. Sambil menunjuk ke arah Adinda Koto, “Eh, ini lho! Aduh…”


Si Dinda cuma bilang, “Halah… Biarin aja!”


Saya, “Tapi aku nggak enak sama Bintang.” Bintang adalah mantan Si Dinda.


“Nggak apa-apa kok, Tah!”


Tabiat teman saya yang satu ini memang sedikit bikin aduh! Maklum, pergaulan luar negeri


Terus, Mas Redo (HI 2006) tiba-tiba saja menyapa dan menyalami, “Apa kabar nusantara?” Saya segera membalas, “Apa kabar sastra?”


Mbak Andien (HI 2006) dan Udin Sembik yang sama-sama lagi S-2 di UI, pun tak urung membuat saya bergumam dalam hati, “Wew… Bela-belain nih datang jauh-jauh dari Jakarta.” Hehehe…


Bisa dibilang, ini semacam reuni bagi teman-teman HI angkatan 2007. Setelah penghuninya tidak lagi komplet di Kampus Oranye, FISIP. Banyak yang sudah kerja. Ada yang baru diwisuda. Beberapa sedang S-2. Ada lagi yang sedang menyelesaikan mata kuliah. Dan, yang menulis ini sedang gemar jalan-jalan dengan skripsi tergembok di laptop.


Selamat menempuh hidup baru, Qori aka Ria dan Mas Andu. Semoga jadi pasangan yang selalu diguyuri cinta, kasih sayang, dan keberkahan 🙂


Doakan saya, temanmu ini, yang sedang berusaha meluluhkan hati sang pujaan hati dan otak: Skripsi.


N.B. Judul di atas sungguh dusta

Namun, lebih dusta lagi adalah… Foto narsis kami di atas tidak mengikutsertakan kedua mempelai. Tapi, cukup kan untuk membuktikan bahwa jurnal ini bukan hoax?

Keterangan:
Berdiri (ki-ka): Thea, Suro, Sandra, Renitha, Lala, Ami, Mbak Irfa, Didi, Inez, Alia, Firman, Tius, Kiki, Danti, dan Maya
Jongkok (ki-ka): Rangga, Hari, Yudho, saya, Jamal, Wendi

Iklan

35 thoughts on “Melamar Skripsi di Tanggal Cantik

  1. Pengin liat skripsi saya? Tunggu yaaa… Ada tanggal launching-nya kok :))Eh, saya ke Lombok Insya Allah hari rabu depan. Kopdaarrr yoook :)))Saya PM ya no.hp.

  2. Seru kl udah kumpul-kumpul kayak gitu ya 🙂 apalagi ketemu sm temen-temen yg bisa ‘pecut’ kita. Hayo Fatah selesaikan skripsi. Rebut beasiswa S2, biar aku bisa ke sana haha.

  3. malambulanbiru said: Ditunggu jurnal mbekpek ke Turki bareng Dinda, Bra der!

    Hehehe… Amiiiin… Semuga, sisteeergh! Doakan saja saya dipandu Dinda bisa nginjakin kaki di Turki :))

  4. malambulanbiru said: Btw, kalau skripsinya udah kelar kasih tau aku! Kita mulai persaingan!

    Siiiiipppp!!!Sebentar lagi. Siap-siapa aja, sisteeergh :))Bendera persaingan akan segera dikibas-kibaskan!

  5. sittisadja said: Wkwk kapn mas fatah nyusul mbak qori nikah? Hehehe…

    Insya Allah, ada waktunya nanti. Kali ini saya mau menyeriusi hubungan dengan si pujaan hati dan otak dulu 🙂

  6. lafatah said: Asyeeeekkkk… Yes, ini masalah mind set kok, Cak 😀

    kemauan juga. bukankah Allah akan memampukan orang-orang yang terpanggil ? (Mario Teguh) 😀

  7. lafatah said: Tapi, sayang Pak Dugis nggak manggil2 aku. Makanya, aku ngebut saja meninggalkan beliau. Wkakakak….

    terpanggil dan dipanggil itu beda maknanya 😀

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s