Pengajar Muda

Saya ingin sekali jadi Pengajar Muda. Bukan ingin mencapai posisi superordinat dengan menjadi pengajar yang otomatis memiliki siswa-siswi yang diajar. Tapi, saya suka tantangan dan pengalaman baru. Juga berinteraksi dengan masyarakat yang budayanya berbeda dengan saya.

Sejak awal dirilis oleh Anies Baswedan, saya gemar memantau page Indonesia Mengajar di Facebook. Mengikuti seminarnya di Auditorium Unair yang digandeng oleh Mata Najwa waktu itu. Serta mengikuti jejak cerita dan foto para pengajar muda yang disebar melalui tabloid kampus.

Bahkan, salah satu kontak di Multiply, Mbak Icha adalah Pengajar Muda angkatan II yang ditempatkan di Bawean. Keberhasilannya masuk IM dan kisah yang ia bagi di blog IM membuat saya makin tertarik pada program ini.

Saya makin terlecut tatkala teman sekontrakan saya di KPK (Kontrakan Punya Kita), teman sejurusan di HI, Nino, diterima di Indonesia Mengajar Angkatan III. Sekitar tiga minggu yang lalu ia dan para pengajar muda yang lain diterbangkan ke daerah penempatan. Nino, sebagaimana yang diungkapkan kepada saya, “Aku pengin banget ditempatkan di Halmahera Selatan.” Itu ia ungkap beberapa kali. Sebagai temannya, saya hanya bisa mendukung. Karena kami menyimpan bara api yang sama. Semangat yang sama untuk menjelajahi negeri ini. Entahlah dalam wujud program apa. Dan, Nino, mendapatkannya melalui program Indonesia Mengajar.


Setelah menjalani serangkaian tes dan penggemblengan di Jawa Barat, ia pun mendapat informasi penempatan. Di mana?

Halmahera Selatan!!!

Persis seperti apa yang ia citakan. Saya hanya terharu dengan kabar baik itu. Ia beritahukan lewat Facebook. Impiannya terwujud. Alhamdulillah…

Wendy, Nino, dan saya saat mengantar Nino ke Djuanda


Beberapa waktu sebelumnya, saya dan Mbak Pipet, yang dari Ternate, sempat kopdar di Bandar Djuanda. Ia hendak pulang kampung untuk lebaran, yang membuat saya juga ingin pulang kampung. Saya titip pesan agar mengunggah foto-foto keindahan pantai di sana. Ia memenuhi janjinya. Melalui facebook, ia pampangkan keindahan alam di sana. Saya makin mupeng saja ke Indonesia bagian timur. Indah nian!!!

Mbak Nia juga kebetulan baru saja dari Halmahera setelah sekian lama mengajar anak-anak kecil di sana. Saya kurang jelas programnya apa. Yang pasti, saya diam-diam menumbuhkembangkan mimpi saya agar bisa menjejakkan kaki di sana. Mengajar.

Keinginan saya ini makin dikobarkan apinya oleh editor buku saya, Mbak Ikhdah Henny. Selama empat hari trip #TraveliciousLombok bareng saya dan keempat rekan lainnya, mulai tanggal 24-27 November 2011, ia cukup banyak bercerita tentang kisah di balik pembuatan buku Indonesia Mengajar yang ia editori. Mulai dari pemilihan kavernya dan salah satu cerita Pengajar Muda angkatan I, Mbak Erwin aka Waheeda Humayra (novelis juga), yang membuat Mbak Ikhdah terharu dan tergugah.



Kisah dari editor buku Indonesia Mengajar ini saja sudah bikin saya membuncah. Tak sabar untuk bisa bergabung dalam program ini. Saya pun menyampaikan niat saya tersebut pada Mbak Ikhdah.

Kemarin siang kami ber-sms-an. Ia telah berada di Jakarta menghadiri launching buku Indonesia Mengajar. Ia terbang langsung dari Lombok setelah trip berakhir.

SMS-nya begini. (Sudah saya Indonesia-kan dan hindari singkatan-singkatan a la pesan pendek)

“Aku lagi makan bareng anak-anak PM di FX Senayan sambil share pengalaman-pengalaman seru. Nggak mau join juga? Hehe… Enjoy ya. Salam buat yang lain :)”

Saya menitip salam buat Mbak Erwin, Pengajar Muda yang dulunya pernah SMA di Lombok. Saya bilang juga pengin jadi Pengajar Muda dengan penempatan di Raja Ampat.

SMS berikutnya dari Mbak Ikhdah.

“Bulan ini temanku yang sudah 7 tahun ngajar di Suku Anak Dalam Jambi nawarin aku jadi pengajar di sana. Dia udah sering jadi berita di Detik, Kompas, SCTV, dll. Aku udah nggak bisa sekarang. Sudah bukan wilayahku. Hehe. Dia minta aku cari orang yang cocok. Cepat lulus ya. Siapa tahu kamu minat dan bisa masuk :)”

Maka, saya menunggu waktu itu tiba. Bukan sekadar menunggu. Tapi, berjalan ke arahnya. Bismillah…

NB. baca juga tulisan Nino di sini: http://indonesiamengajar.org/cerita-pm/benediktus-kristiantoro/inilah-yang-harus-kau-ketahui-tentang-hakikat

Iklan

36 thoughts on “Pengajar Muda

  1. pengen juga jadi pengajar di indonesia mengajar. sayangnya udah nggak masuk kriteria :(semoga dirimu bisa gabung ya, tah. bisa bermanfaat penuh buat adik2 di daerah..

  2. Itu nia mana hehe.. Aku benernya kagum sm pengajar muda… Tantangannya jelas beda dengan yg aku hadapi. Kalo pm lebih mengarah ke anak mungkin tapi kalo kami lbh menyoroti tindak tanduk guru agar mengajar bukan hny tugas tapi memng kecintaan akan profesi. Nah bagi kami ini tantangan. Kalo mengajar ke anak2 mah ya Allaaaah fatah.. Benar2 menyenangkan, kita bs langsung bljr di alam dengan mengingatkan mereka kebesaran tuhan.. Aku udah resign per bulan ini. Sedih emang ya, tapi mau gk mau aku jg harus nyiapin pernikahan tho? Hehe malah curhat. Tapi insyaAllah kerinduan akan mengajar itu gk pernah akan kebayang sy bs ngapusnya. Jadi walaupun nanti ngikut misua ke bagian ujung indonesia sblh barat atau nyebrang dikit ke ngr tetangga. Cita2 mengajar dan diajar (sejatinya bukan kita yg mengajar tapi murid2 juga ngasih bnyk pelajaran berharga)akan tetap ada insyaAllah. Fatah, ketahuilah, bbrp tahun lalu saat sy lulus kuliah sy bercita2 pergi ke peloksok melihat indonesia sesungguhnya. Berbagi kepada malaikat2 kecil. Dan Tuhan mengizinkannya. InsyaAllah jika niat kita baik selalu ada jalan. Semangat fatah! ๐Ÿ™‚ There’s a will there’s a way.. Kata pamungkas dr guru saya yg menjadikan sy ingin selalu ‘bergerak’ ๐Ÿ™‚

  3. lovusa said: pengen juga jadi pengajar di indonesia mengajar. sayangnya udah nggak masuk kriteria :(semoga dirimu bisa gabung ya, tah. bisa bermanfaat penuh buat adik2 di daerah..

    Banyak yang ingin bergabung, Mbak. Terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai ribuan. Tapi, memang harus benar-benar diseleksi.Amin allahumma amiiin… Saya hanya berharap mana yang terbaik saja. Namun, selama saya masih bisa menuai pengalaman di usia muda ini, kenapa tidak dijajaki? hehehe

  4. malambulanbiru said: Raja Ampat!

    aku nulis Raja Ampat sambil ketawa-ketawa, sisteeergh…tapi, mengikuti Papua Backpacker di grup fb, membuatku menancapkan niat untuk ke sana. nanti. mungkin setelah diving license sudah dapat :))Eh, ini niatnya ngajar apa menyelam sih? ๐Ÿ˜€

  5. siasetia said: amiin…iya ssaya masih ditempatkan di jawa euy

    Mbak masih di perpustakaan kampus ya? Melayani kebutuhan bacaan para calon pengajar muda juga bagian dari rantai panjang Indonesia Mengajar… :))

  6. moiniknok said: Btw tah, tengkyu buat tulisanmu kali ini. super duper jd penyuntik semangat! semoa diberi kemudahan mencapai tujuanmu yah ๐Ÿ™‚

    Hehehe… Alhamdulilah kalau bara semangatnya tersampaikan hingga ke hati sampeyan. Sampeyan juga hendak gabung kan?

  7. sittisadja said: Hihi pasti bisa mas :)si Anies Baswedan mau diparani dulu po? ๐Ÿ˜€

    Bismillah… Modal yakin, bisa yaaaa :))Sampeyan ono link ta ke Pak Anies? ๐Ÿ˜€

  8. musimbunga said: Kalo pm lebih mengarah ke anak mungkin tapi kalo kami lbh menyoroti tindak tanduk guru agar mengajar bukan hny tugas tapi memng kecintaan akan profesi. Nah bagi kami ini tantangan.

    Ini program nasional juga ya, Mbak? Apa namanya? Penempatan sampeyan jauh juga euy… Tapi, karena sampeyan suka tantangan, akhirnya diterima juga ya. Asyik!!!

  9. musimbunga said: Fatah, ketahuilah, bbrp tahun lalu saat sy lulus kuliah sy bercita2 pergi ke peloksok melihat indonesia sesungguhnya. Berbagi kepada malaikat2 kecil. Dan Tuhan mengizinkannya. InsyaAllah jika niat kita baik selalu ada jalan. Semangat fatah! :)There’s a will there’s a way.. Kata pamungkas dr guru saya yg menjadikan sy ingin selalu ‘bergerak’ ๐Ÿ™‚

    *dicatat dalam hati dan pikiran*Terima kasih ya, Mbak, telah memberi klarifikasi panjang ini. Klarifikasi yang diselipi pesan-pesan penebar semangat. Semoga para pembaca lainnya juga tersuntiki oleh komentar Mbak ๐Ÿ™‚

  10. lafatah said: Sistem kerjanya kontrak, bukan???

    iya hehe.. di sebuah konsultan pendidikan swasta. pusatnya di JKT cuma lagi ada kerjasama sama PT Antam Tbk, UBP Nikel Halmahera Timur jadi ngembangin salah satu sekolah jadi sekolah contoh untuk dijadikan model sekolah di sekelilingnya, hehe. jadi emang lebih kepada manajemen kepsek, guru, dan kesiswaan yang jadi sorotan ๐Ÿ™‚ begitu

  11. Ketika nonton Kick Andy Jum’at malam lalu aku ingat tulisan Fatah ini. Tp karena lelah aku ketiduran ketika segmen mb Ayu. Eh dia nyebut2 Nino dan Halmahera, ternyata sama dgn yg Fatah tulis di sini. Semoga harapannya tercapai ya Tah ๐Ÿ™‚

  12. Tadi maghrib, adik saya juga menanyakan apakah saya nonton Kick Andy!? Dan meluncurlah ceritanya kalau sekarang lagi di-re run. Tentang IM pula. Wow! Sayang sekali, saya tidak bisa nonton. Lagi di luar bareng teman-teman :)Terima kasih ya Cek Yan atas doanya… Semoga cita-cita yang baik akan dimudahkan oleh-Nya ๐Ÿ™‚

  13. InsyaAllah, mimpimu akan memelukmu, Dek :-)Aku percaya, kamu bisa, buktinya, kamu bisa traveling keliling Indonesia akhir-akhir ini.Terus bermimpi, menulis dan berbagi ya ๐Ÿ™‚

  14. Amin Allahumma Amiiin…Matur suwun, Mbak Ima…Nasihat Mbak akan coba tetap saya terapkan. Hanya Allah yang memberi kemudahan. Yang penting, tetap bermimpi dan berusaha mencapainya. Sekali lagi, terima kasih ๐Ÿ™‚

  15. Tes, tes, coba-coba pertama kali komentar di blognya penulis. hahahaha :DTah, ini cerita lengkapnya, mungkin ada beberapa bagian yang belum sempat aku share ke kamu. Semenjak daftar IM pertama kalinya, entah kenapa aku lebih merasa optimis 100% dibanding lamaran-lamaran lainnya yang aku kirimkan. Aku sama sekali gak mencantumkan blog atau video yang mungkin bisa memberikan nilai plus untuk borangku. Singkatnya, aku hanya mengumpulkan borang yang berisi data diri dan esai. Entah kenapa satu hari sebelum pengumuman aku masih santai-santai saja, aku selalu percaya 100% jika akan ada e-mail masuk yang memberitahukan pengumuman penerimaan tahap 2, dan hal itu terjadi, begitu seterusnya sampai benar-benar diterima sebagai Pengajar Muda dan tidak berhenti hingga akhirnya aku ditempatkan di Halmahera Selatan, daerah penempatan paling ujung untuk angkatan III. Rahasianya? Mestakung (semesta mendukung). Aku masih ingat kutipan dari Paulo Coelho: When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it. Ketika kamu benar-benar menginginkan sesuatu, sebenarnya alam semesta tengah berkonspirasi untuk menjadikannya untukmu. Aku tambahkan di sini, segala sesuatu yang kamu inginkan asal baik adanya. Yah, di atas alam semesta kembali lagi pada penciptanya, ini semua tidak lepas dari kebaikan Yang Maha Esa.Btw, aku tunggu km bergabung di IM, jadi Pengajar Muda, atau keikutsertaanmu di organisasi manapun yang membawamu ke pelosok negeri :DPS: setiap jengkal tanah air ini benar-benar indah, di dalamnya ada banyak sekali nilai-nilai yang senantiasa membuka lebar cakrawala pengetahuanmu yang tidak mungkin pernah terbayangkan olehmu sebelumnya ;)Salam hangat dari pelosok Republik, Halmahera Selatan ๐Ÿ™‚

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s