[Travelicious Lombok]: Di Balik Trip Semi-Backpacking


Jalan-jalan semi-backpacking ini a la Travelicious Lombok, buku panduan perjalanan yang saya tulis dan diterbitkan oleh B-First (lini Bentang Pustaka) pada Februari 2011. Sebagai salah satu strategi promosi, B-First pun mengadakan lomba foto kreatif bertajuk “Pengen Keliling Lombok Bareng B-First”. Peserta harus berfoto dengan buku saya ini. Terserah mereka mau berfoto seperti apa. Segila-gila dan sekreatif-kreatifnya.

Lomba yang berlangsung pada bulan April – Mei ini kemudian ditentukan pemenangnya. Dan, terpilihlah Dyah Kartika aka DD yang juga teman kuliah saya. Penjurian sepenuhnya urusan penerbit. Saya hanya sebagai pemantau lomba sekaligus perencana jalan-jalan a la Travelicious Lombok. Sebab, pemenang akan dibiayai perjalanan keliling Lombok selama 4 hari yang sudah termasuk akomodasi, transportasi, dan konsumsi. Tidak termasuk biaya pulang pergi dari dan ke Lombok.


Mengapa DD bisa menang? Bagi saya pribadi, dibandingkan peserta lainnya, foto-foto DD memang lebih ‘gila’. Pose-posenya di luar duga. Ada foto di atas atap, di tengah jalan, di supermarket, di acara mantenan, hingga di kamar mandi! Jika peserta lainnya hanya satu foto dalam satu frame, maka DD menggabungkan beberapa foto dalam satu frame. Padahal penerbit cuma mewajibkan 5 foto saja. Sepertinya, DD kelebihan foto yang dijagokan untuk menang, deh.






Tidak hanya pemenang, saya, dan orang dari penerbit saja yang akan melakukan trip Travelicious Lombok ini. Penerbit juga mengajak mereka yang ingin ikut trip bareng ini. Tentu saja biaya mandiri semuanya.


Di itinerary awal yang saya bikin, anggaran per orang saya tetapkan Rp 1 jutaan per orang. Namun, penerbit menolak. Saya pun menyusun ulang. Mengurangi destinasi. Menentukan objek-objek wisata alternatif. Artinya, jika kami tak mengunjungi Air Terjun Sindang Gile, maka saya ganti dengan kunjungan ke Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu. Intinya, itinerary ini saya buat dengan mengefektifkan rute dan transportasi.

Setelah beberapa kali bongkar pasang itinerary, akhirnya ditetapkan itinerary sebagai berikut. Silakan unduh di attachment di bagian bawah jurnal ini.

Biaya yang ditetapkan penerbit untuk masing-masing peserta non-pemenang adalah Rp700 ribu selama 4 hari keliling Lombok. Rinciannya:

a. Konsumsi 5 hari x @30.000 : 150.000,-
b. Transportasi lokal 4 hari : 180.000,-
c. Tiket masuk wisata : 70.000,-
d. Akomodasi 4 hari : 300.000,-
——————+
700.000,-
Harusnya, trip a la Travelicious Lombok ini berlangsung pada bulan Juni 2011. Namun, disebabkan peserta belum banyak yang daftar, penerbit pun mengundurkan jadwalnya ke bulan November 2011.

Di itinerary yang saya lampirkan di jurnal ini, trip berlangsung dari tanggal 23-27 November 2011. Namun, setelah disesuaikan lagi, akhirnya diundurkan sehari.


Para peserta yang terdiri dari enam orang, antara lain: Mbak Ikhdah Henny (editor buku Travelicious Lombok yang sekaligus mewakili penerbit), Mbak Anggi (wartawati tabloid Selera – grup Jawa Pos), Mas Adie (fotografer Selera), Mas Arta (layouter Selera), Mas Reza (arsitek), dan Mbak Siti (mantan pegawai Novotel Surabaya), mulai berdatangan pada Rabu malam (23/11). Perjalanan keliling Lombok pun dimulai keesokan harinya.


Bagaimana dengan DD? Ia mengundurkan diri dengan alasan kesehatan dan waktu yang tidak pas dengan jadwal kuliahnya.

Kisah dan foto-foto di balik rangkaian perjalanan semi-backpacking ini akan saya ceritakan pada jurnal-jurnal berikutnya.


Iklan

17 thoughts on “[Travelicious Lombok]: Di Balik Trip Semi-Backpacking

  1. @Mbok iDan: nah! Yang pada ngeces, silakan antre trip tahun depan yaaaa… Saya serius neh ngadain trip Lombok jilid dua. :)@Pak Nono: nah lhooo…daripada mupeng, sekalian diujudkan :)@Mbak Dwi: nggak dapat, mbak. Penerbit juga tidak bisa melimpahkannya ke peserta lomba foto yang lain. Hangus deh…

  2. lafatah said: nah! Yang pada ngeces, silakan antre trip tahun depan yaaaa… Saya serius neh ngadain trip Lombok jilid dua. 🙂

    Insya Allah pengen ikutankabar2i yaaa :>

  3. @Mbak Tin: iya nih…sayang banget…tapi dia sudah menjelaskan dengan baik-baik ke saya alasan-alasannya. Saya pun menerima dan sampaikan pula ke penerbit. Alhamdulillah, trip kami selesai hari Minggu kemarin, Mbak. Beberapa hal ada yang perlu diperbaiki lagi. Maklum nih, pengalaman pertama saya jadi ‘trip planner’ :D@Mbok iDan: Okeeeh… Tenang saja. Jauh-jauh hari akan saya kabari 🙂

  4. lafatah said: Yang pada ngeces, silakan antre trip tahun depan yaaaa… Saya serius neh ngadain trip Lombok jilid dua. 🙂

    Kayaknya aku tertarik ikutan deh, Dek :-)Tetep ala backpack kan, Dek? 😀

  5. Yahaaaa… perjalanan kami kemarin semi-backpacking, mbak.karena ada peserta yang belum terbiasa naik turun kendaraan umum. hehehe…tapi, alhamdulillah, budget 700 ribu itu mencukupi (dengan catatan, konsumsi sea food-nya dikurangi. hahaha…) Karena hampir tiap makan malam, kami borongan sea-food :)))

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s