[Kopdar MPers Surabaya] Dari Literasi hingga Indonesia Mengajar

Setahun yang lalu, tepatnya 20 Februari 2011, kami bertemu pertama kalinya di Petra Togamas. Dari pertemuan itulah teman saya bertambah: Mas Suga dan Mas Totok.

Tak terasa setahun kemudian kami bertemu lagi. Kali ini, Mbak Helene mengajak sahabatnya *saya lupa namanya* Ditambah pengajar muda angkatan I, Mas Asril, yang memang sengaja saya undang.



Lokasi kopdar kami tetap sama: Petra Togamas. Awalnya, saya menyarankan Coffee Toffee di Klampis, tapi Mas Ferry keberatan. Alasannya jauh. Mbak Helene yang jadi mediator pun, atas rekomendasi Mas Ferry, memilih De Sava Koffie, kafe di lantai bawah toko buku diskon seumur hidup tersebut.

Kamis malam (1 Maret 2012) pun kami set untuk ketemu. Suatu kesempatan yang memang mau tak mau harus saya sempatkan datang karena Mbak Helene. Ia datang jauh-jauh dari Perancis, Paris berjarak sekitar 13 km dari rumahnya. Makanya, ia enggan datang dari Paris. “Tepatnya sih… Paris coret.” Demikian ia menyanggah.

Mbak Helene pulang ke Indonesia untuk menonton Java Jazz Festival! Ajiiiib… Festival ini berlangsung 2-4 Maret 2012 di Jakarta. Hari Minggu ini ia akan bertolak ke Perancis. Hanya dua minggu ia di tanah air.


“Mbak nggak traveling nih?” tanya saya, mengingat kepulangannya tahun lalu untuk traveling ke Maluku bersama suami dan dua lanangnya.

“Aku sih awalnya ingin ke Meru Betiri. Tapi, kondisi cuaca, lebih-lebih hujan yang tak menentu, aku putuskan untuk tidak ke sana.”

Saya ingat dulu sempat diajak serta jalan-jalan ke Meru Betiri. Tapi, saat kopdar kemarin tidak saya konfirmasi lagi tentang itu. Ya, saya lebih suka traveling dadakan, terutama kala duit, waktu, dan kesempatan sedang bertemu dalam satu titik ekuilibrium. Kalau direncanakan jauh-jauh hari, bawaannya pasti resah dan gelisah. Apalagi kalau ternyata menjelang keberangkatan, tahu-tahu duit menipis, misalnya.

Mbak Helene juga cerita mengenai perkembangan penjualan novel pertamanya yang duet dengan Mbak Wuwun, yakni Memburu Fatamorgana. Setahun berlalu, ternyata telah terjual 800 kopi. “Jumlah yang cukup menggembirakan bagi penulis pemula,” katanya sambil tersenyum.

Ia sedang menggarap naskah terbaru yang masih mentok di halaman 50. Temanya keren banget. *Rahasia aja dulu ya* Padahal sudah diburu oleh penerbit yang menaunginya sejauh ini, Imania. Namun, kabar yang menggembirakan adalah Memburu Fatamorgana akan diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis pada tahun 2014 oleh Asosiasi Franco Indonesia – Pasar Malam. Asosiasi ini pula yang menerjemahkan karya-karya Pramoedya Ananta Toer dan Djenar Maesa Ayu dari bahasa Indonesia ke bahasa Perancis.

Mbak Helene yang rendah hati dan penyuka aktivitas kemanusiaan ini, juga membawakan dua kotak cokelat buat saya dan bingkisan oleh-oleh buat Mas Ferry. Saya tentu saja menyambutnya dengan senang hati. Siapa sih yang tak senang dibawakan oleh dari negeri jauh yang juga saya impikan untuk datangi suatu hari nanti?



Dan, yang makin membuat saya sumringah adalah keyakinan Mbak Helene bahwa saya memang akan menyusulnya nanti ke sana. Mungkin kopdar ketiga kita di Paris, Mbak?

Obrolan kian seru kala Mas Ferry angkat bicara. Penulis yang masuk nominasi Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2009 atas novel duetnya dengan Mbak Zeventina, Elle Eleanor, ini banyak ‘menjentikkan’ topik-topik sastra dan buku. Ia sempat mengaku tak terlalu merasa ‘wah’ dan kejut saat novelnya masuk ajang bergengsi tersebut. Sebab, ia tengarai bau-bau politisnya kuat sekali. Termasuk saat ia menyentil tentang karya pemenang yang kebetulan satu penerbit dengan novelnya.


Saya juga baru tahu kalau Mas Ferry tidak sempat menyelesaikan kuliahnya di Teknik Kimia ITS. Kendati ia sempat bekerja sebagai laboran di perusahaan FN soda di Rungkut, namun ia lebih mengikuti kata hatinya sebagai web designer dan penulis buku. Lebih dari 30 buku telah ia hasilkan. Kebanyakan buku-buku tutorial desain grafis. Bisa dilihat di sini.

Mas Ferry yang tampil dengan rambut gondrong dan uban yang makin banyak itu (heuheu…) juga cerita kalau Elex Media Komputindo yang paling banyak menerbitkan buku-buku desain grafisnya adalah penerbit yang profesional dan amanah pada penulis. Laporan royalti dikirimkan dengan tertib. Ia mengaku masih menerima royalti dari 5 buah bukunya yang diterbitkan oleh penerbit besar di bidang IT ini. “Bahkan, mereka sampai memberikan izin akses yang luas pada penulis untuk mengetahui stok buku yang tersedia di gudang se-Indonesia,” ungkapnya. Saya hanya manggut-manggut dan kagum pada keprofesionalan penerbit ini!

Namun, yang paling saya ingat dari obrolan dengan Mas Ferry adalah wejangannya agar saya menuntaskan skripsi segera. Ia juga mendukung saya untuk mengambil S-2. Saya menangkap kesan penyesalan pada dirinya yang berkeinginan untuk S-2, namun terkendala oleh S-1 yang tak kelar.

Ia juga dengan cerdasnya mampu menangkap euforia saya atas buku pertama yang pada akhirnya membuat skripsi saya terganggu. Saya terlampau senang dan bangga telah mampu menulis buku. Saat ia mengatakan itu, saya tak menyangkal. Namun, ia dengan bijaknya juga berbagi empati. “Dulu aku juga begitu. Buku pertama terbit, aku sampai membawa bukuku ke mana-mana. Kutunjukkan ke teman-teman.” Saya tergelak mendengarnya. Beda tipis dengan saya yang rajin berkunjung ke toko-toko buku di minggu-minggu pertama Travelicious Lombok beredar.

Mas Asril yang datang telat, ikut bergabung. Kebetulan rekannya di Indonesia Mengajar angkatan 1, Mbak Erwin Irjayanti a.k.a Waheed El-Humayra, adalah penulis novel best-seller yang pernah di-endors oleh Mas Ferry. Jadilah, obrolan kian seru dengan additional topic, yakni Indonesia Mengajar. Mbak Helene yang memang memiliki kepedulian khusus di bidang pendidikan juga, bisa masuk ke dalam topik ini. Termasuk menyinggung program Satubuku untuk Indonesia yang diprakarsai oleh rekan-rekan Petualang Aku Cinta Indonesia (ACI) Detikcom 2011.

Obrolan yang kaya dan mengayakan. Saya kira, itulah tema kopdar MPers Surabaya malam itu. Obrolan yang seharusnya tidak terputus hingga pukul 21.38 itu. Kami harus mengalah. Togamas Petra hendak tutup hingga kami diingatkan oleh satpam.

Berkesan? Sangat. Membekas? Amat. Untuk makin ‘mengekalkan’ itu, maka saya tuliskan jurnal ini.

Terima kasih Mas Ferry, Mbak Helene, Mas Asril, dan sahabat Mbak Helene atas keluangan waktunya berbincang dan berbagi pengalaman juga inspirasi. Semoga silaturrahim ini bertahan kendati kita dipisahkan oleh jengkal dan tiktok.

Iklan

43 thoughts on “[Kopdar MPers Surabaya] Dari Literasi hingga Indonesia Mengajar

  1. 1. bilang sahabat tapi lupa namanya? *pengen acakacak rambut fatah.. kepriben toh?2. m.helene ke indo ga bilang2 dah.. jadi masih di jkt nih? javajazz hohoho..3. ayo fatah, turutin itu nasehat agar segera lolosin skripsinya biar bisa esdua, estiga sampe esteler..

  2. tintin1868 said: 1. bilang sahabat tapi lupa namanya? *pengen acakacak rambut fatah.. kepriben toh?2. m.helene ke indo ga bilang2 dah.. jadi masih di jkt nih? javajazz hohoho..3. ayo fatah, turutin itu nasehat agar segera lolosin skripsinya biar bisa esdua, estiga sampe esteler..

    1. Itu sahabat Mbak Helene. Hehehe… Silakan rambut saya yang pendek ini diacak-acak. Pasti makin gak acak2 :D2. Sekarang dia lagi di Jakarta kayaknya. Coba dicegat aja. :))3. Hehehe… Iyaaaa, Mbak. Insya Allah… Pelan-pelan akan saya jalani πŸ™‚

  3. Waaah mbak helene di indo? Wuawuawua sayang yah cuma ampe besok, besok dakuh ada acara dr subuh-seharian mungkin with hubby + mommy Sugoi bener dah itu mb helene dateng k indo buat JJf wooeewwww (>Μ―β”Œβ”<)β€’ Fatah pernahkah terbersit dulu kuliah di sastra aja? :p

  4. Waaah mbak helene di indo? Wuawuawua sayang yah cuma ampe besok, besok dakuh ada acara dr subuh-seharian mungkin with hubby + mommy Sugoi bener dah itu mb helene dateng k indo buat JJf wooeewwww (>Μ―β”Œβ”<)β€’ Fatah pernahkah terbersit dulu kuliah di sastra aja? :p

  5. Waaah mbak helene di indo? Wuawuawua sayang yah cuma ampe besok, besok dakuh ada acara dr subuh-seharian mungkin with hubby + mommy Sugoi bener dah itu mb helene dateng k indo buat JJf wooeewwww (>Μ―β”Œβ”<)β€’ Fatah pernahkah terbersit dulu kuliah di sastra aja? :p

  6. Iya, Mbak. Coba dicegat aja. Siapa tahu bisa kopdar. Tapi, tengah tahun ini, ia bilang akan pulang lagi ke Indonesia. For summer holiday :))Saya juga takjub Mbak Helene bela-belain ke Indonesia untuk nonton JJF :))) Ya, ada agenda lainnya sih, urusan keluarga mungkin *ini tidak saya korek mendalam* :DMbak, saya SMA dulu galau lho pengin kuliah antara kedokteran, astronomi, atau sastra inggris. tapi, saya ingat impian SMP saya ingin jadi dubes, makanya saya masuk HI. kendati, cita-cita itu sekarang melenceng dikit. saya ingin jadi jurnalis internasional *kendati bahasa Inggris saya kudu diasah lagi biar bener2 cling* :)Mbak Anty jurusan sastra yak?

  7. Coffee toffee di klampis sebelah mana Tah? Udah menahan rindu teramat sangat nih ama kafein yg biasanya selalu menemani malam2ku.. Halah..!!*sabar..sabar.. Dua bulan lagi, sambil elus2 perut πŸ˜€

  8. @Mbak Anaz: Giliran kita kopdar, kapan, Mbak? :)@Mbak Sinta: Hehe…sebagai MPer yg lebih muda, saya juga banyak menyimak. Menyerap ilmu dari para senior. Merasa beruntung sekali kopdar dengan empat orang di atas πŸ™‚ Sepertinya, sesuai dengan kalimat di header blog saya ini? Wkwkwkwk…

  9. @Mbak Dee: wkwkw…sabaaar…bumil gak boleh minum kopi, bukan? Cofee Tofee-nya di deretan ruko dekat Asrama Haji. Errr…lebih dekat dari pom bensin Klampis sih πŸ™‚ Sampeyan pasti tahu. Di situ harga minumannya lebih murah dan enaaak dibanding kafe2 sekitar situ πŸ˜€ Dua bulan lagi si kecil nongol, yes? Cuti bumil berapa lama, mbak?

  10. Iya, Insya Allah 2 bln lg… :-)Cuti melahirkan 3 bln Tah.. Brati tar kalo mudik harus diagendakan ke coffee toffe.. Hehe masih lama.. Rencana mudik entar bln Agustus πŸ˜€

  11. Okeeeh… Dan, kita kopdar lagi, Insya Allah. Itu bulan puasa kan ya? Sehabis tarawih ke situ. Wkwkwk…*Taaaah, skripsi dulu! Ojo mikirin kopdar dan jalan2 thok!*

  12. Hahahahaha… Pilihan yg tepat :-DPersis seperti aku dulu. Sengaja cari bahan skripsi tentang industri shipyard di Samarinda. Niat utama jalan2 pasti, setelah sebulan lebih ngebolang di Kalimantan, baru deh pulang buat nyelesaiin skripsi.. πŸ˜€

  13. lafatah said: saya ingin jadi jurnalis internasional *kendati bahasa Inggris saya kudu diasah lagi biar bener2 cling* πŸ™‚

    Ambil S2 di Inggris atau Amerika aja, dijamin cepat cling, Dik πŸ™‚

  14. wah, kangen kopdaran lagi…bs ketemu sama teman2, menyimak cerita2nya yg mengasyikkan, termasuk juga dengan mas fatah dan mas fery :)wah, mbak helene kok keburu balik, yah? mestinya april saja baliknya, biar ntar bs ketemu saya lagi di sby….huehue

  15. Amin. Moga tercapai cita2 kopdar ketiganya di Paris.Mbak baru lihat nih foto mbak Helene yang Fatah ceritakan tempo hari. Salam kenal buat mbak Helene ^_^Mbak Helene nya jadi liburan ke kota Batu Tah?Keren euy Fatah, temen2nya penulis keren semua πŸ™‚ Btw, seperti kata mas Adit…”skripsi…skripsiiiii” :))

  16. Selalu ada hal yang menarik di acara kopdar ama penduduk MP…., Makasih ya, Tah udah punya kesempatan buat ketemuan juga dikenal’in ama Asril. Ditunggu kopdar ke-3nya di Prencong…..

  17. katerinas said: Salam kenal buat mbak Helene ^_^Mbak Helene nya jadi liburan ke kota Batu Tah?

    Hi mbak Rien, salam kenal kembali *ulur’in tangan plus peluk mbak Rien*Iya, saya sempat ke Batu, di hari Sabtu ama Minggu sebelum ketemuan ama Fatah.

  18. saturindu said: wah, mbak helene kok keburu balik, yah? mestinya april saja baliknya, biar ntar bs ketemu saya lagi di sby….huehu

    Sam…..,aku juga kangen kopdar bareng lagi. Jatah cuti dikasihnya bulan Feb, tp mudah-mudahan bln Agustus pulkam ama rombongan sirkus, dan kita bisa ketemuan lagi…..

  19. ikiyan said: skripsi itu indah.,.,.hahahahk atah ke kos ayouk,.,.

    Hahaha… Indah sungguh. Ini satu fase yang benar-benar Kak Atah ‘nikmati’ prosesnya πŸ˜€ BTW, kan udah Kak Atah ke kos Ikiy. Terus, apa lagi te? :p

  20. nonragil said: Selalu ada hal yang menarik di acara kopdar ama penduduk MP…., Makasih ya, Tah udah punya kesempatan buat ketemuan juga dikenal’in ama Asril. Ditunggu kopdar ke-3nya di Prencong…..

    Hahaha…Prencong itu Paris coret ya? :DBetul banget, Mbak. Bertatap muka dan ngobrol langsung, memang beda dengan saling komen-komenan di MP.Kita bisa lebih ‘dekat’ kenal karakter MPer dan topik obrolan yang mungkin tabu ditanyakan di MP, bisa kita obrolkan pas kopdar :))

  21. katerinas said: Amin. Moga tercapai cita2 kopdar ketiganya di Paris.Mbak baru lihat nih foto mbak Helene yang Fatah ceritakan tempo hari. Salam kenal buat mbak Helene ^_^Mbak Helene nya jadi liburan ke kota Batu Tah?Keren euy Fatah, temen2nya penulis keren semua πŸ™‚ Btw, seperti kata mas Adit…”skripsi…skripsiiiii” :))

    amiin… makasih ya, Mbak Rien :)ini mungkin cara saya untuk bisa menjadi penulis, mbak.mengumpulkan diri bersama penulis-penulis lainnya. bukan dalam rangka mengeksklusifkan diri, tentu saja. tapi, seperti orang bijak bilang, siapa berteman dengan pedagang minyak wangi, akan kecipratan wanginya πŸ™‚

  22. ikiyan said: klo merasa kaya gk boleh jalan”,.,hahahah

    karena manusia pada dasarnya tidak pernah merasa puas, termasuk tidak pernah merasa kaya πŸ™‚ jadi, jalan-jalanlah terus :))

  23. saturindu said: wah, kangen kopdaran lagi…bs ketemu sama teman2, menyimak cerita2nya yg mengasyikkan, termasuk juga dengan mas fatah dan mas fery :)wah, mbak helene kok keburu balik, yah? mestinya april saja baliknya, biar ntar bs ketemu saya lagi di sby….huehue

    Ayooo, kopdar lagi pas April, Mas Suga.Pasti akan ada cerita baru nan menarik yang bisa saya simak dari sampeyan.:))

  24. masfathin said: Tah, kl ntar kita ke Perancis bareng bakalan jd kopdar kedua dgn Fatah. Kopdar pertama dgn mb Helene, yihaaaa… amiiiin.

    yihaaaaaaaa…amin ya robbal ‘alamin…mari kita percayai mimpi dan mewujudkannya πŸ™‚

  25. cinderellazty said: Aku? HI juga wakakakakka :pWues wues isu sensitip ituh pemilihan jurusan Bak takdir wkwkwkwk

    wkwkwkw…iyeee… seperti katanya Dewi ‘Dee’ Lestari yang juga lulusan HI.sebelum menjadi A, kita memang harus melalui rute yang macam-macam :))

  26. imazahra said: Waaaaaah, Mbak Helene di Indonesia?Duh, ke Bandung gak ya?Ingin silaturahmi dengan beliau, Dik πŸ™‚

    Hehehe…Semoga Mbak bisa kopdar pas Mbak Helene liburan summer yak :))

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s