Ombak Oranye Masuk Nominasi Anugerah Pembaca Indonesia 2017

Berawal dari stalking Instagram Mbak @retnohening. Ia mengabarkan kalau bukunya Happy Little Soul masuk dalam Longlist Tahap I Anugerah Pembaca Indonesia 2017 untuk kategori ‘Penulis dan Buku Nonfiksi Terfavorit’. Setelah mengklik tautannya, saya membaca ada 8 kategori, dua di antaranya langsung memancing perhatian saya, yakni: ‘Penulis dan Buku Puisi Terfavorit’ dan ‘Sampul Buku Puisi Terfavorit’. Saya pun mengkliknya.

Hati saya langsung berdebar. Buku puisi saya, Ombak Oranye, masuk dalam daftar panjang untuk kedua kategori tersebut. Alhamdulillah …

Apa arti daftar panjang ini buat saya?

Anugerah Pembaca Indonesia adalah penghargaan yang diberikan oleh insan perbukuan yang bergabung di Goodreads.  Ini adalah situs ‘media sosial’ perbukuan terbesar di jagat raya. Anda bisa memberi rating untuk sebuah buku yang telah dibaca. Tidak sekadar itu, Anda juga bisa memberi komentar juga berinteraksi dengan sesama pembaca buku. . Serunya lagi, Anda bisa bisa menjadi pustakawan dengan mengelola buku-buku yang dimasukkan dalam ‘katalog’ Goodreads. Intinya, pembaca buku benar-benar dimanjakan oleh ragam fitur dalam situs media sosial ini.

Kalau tak salah ingat, pada 2012, buku solo pertama saya, Travelicious Lombok, juga masuk dalam daftar panjang tahap I API untuk kategori sampul buku nonfiksi terfavorit.

  • OO2

    20 Judul Buku Puisi yang masuk dalam kategori ‘Sampul Buku Puisi Terfavorit’

Untuk perkara sampul, saya harus menjura pada para desainer yang mendedikasikan dan mendayagunakan ide serta kreativitas mereka untuk membuat buku-buku saya memikat sejak pandangan pertama. Untuk Travelicious Lombok, saya harus berterima kasih pada Primaditya dari Bentang Pustaka. Untuk Ombak Oranye, terima kasih saya sebesar-besarnya pada Naufal Azfar, mahasiswa Desain Komunikasi Visual ITS.

Pada buku pertama, saya tak punya ruang untuk mendiskusikan sampul buku. Semua diproses oleh penerbit, tentu perkara sampul atas persetujuan editor saya, Mbak Ikhdah Henny.

Sementara itu, pada buku kedua, saya memiliki kesempatan yang lebih luas berdiskusi dengan sang desainer. Maklum, Azfar saat itu sedang magang di kantor tempat saya bekerja. Saya pun menawarinya proyek pembuatan sampul Ombak Oranye. Saya ceritakan isi buku kumpulan puisi saya itu, filosofi di baliknya, juga contoh buku-buku karya penulis dari dalam maupun luar negeri yang memikat buat saya dan bisa menjadi referensi.

Saya ingat, bahkan untuk urusan warna, saya ketika ke toko buku, memotret sampul novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Saya bilang ke Azfar, “Saya suka warna oranye buku ini.” Ya, lagi-lagi sebagai referensi.

  • OO1

    Ombak Oranye masuk sebagai salah satu di antara Penulis dan Buku Puisi Terfavorit

Mulai dari menulis naskah, menata letak, membuat sampul, pencetakan, promosi, hingga penjualannya, saya benar-benar menikmati prosesnya. Alhamdulillah, cetakan pertama buku ludes kurang dari satu bulan. Saat ini sudah masuk cetakan kedua dan … belum habis. Hahaha …

Saya perlu ekstrakeras lagi untuk mempromosikan dan menjual lagi buku puisi ini. Ada beberapa langkah yang belum saya tempuh, semisal: mengirimkan buku saya ke penerbit mayor, mengikutsertakannya ke festival sastra, dan banyak lagi rencana di kepala saya.

Setidaknya, selain para pembaca Ombak Oranye yang telah mengirimkan testimoni mereka melalui media sosial, masuk dalam daftar panjang Tahap I Anugerah Pembaca Indonesia ini menjadi salah satu bentuk apresiasi yang menyenangkan hati.

Hari ini, ide-ide untuk naskah buku berikutnya mulai berloncatan keluar dan seperti tak sabar untuk segera saya tuliskan.

Bismillah … Yang penting, terus berkarya. Berkarya sampai mati.

***

Jangan lupa, jika Anda punya akun Goodreads, pilih Ombak Oranye ya di tautan berikut ini. Batasnya sampai 7 November. Jika pemilihnya banyak, buku saya akan masuk ke tahap II.

Sila Urun Tutur

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s