Filed under Buku

Aku Kau Buku, Sewa Buku Online yang Murah!

Aku Kau Buku, Sewa Buku Online yang Murah!

Apakah judul di atas terdengar puitis? Mungkin sebagian orang akan mengatakan, “Iya”. Sebagian lagi akan berkata, “Biasa saja.” Saya mesti belajar untuk mengantisipasi yang kedua karena itu akan memantik pertanyaan, “Kenapa biasa saja?” Tak perlu berpanjang kalam. Saya mau bercerita di blog ini kalau Aku Kau Buku adalah lapak sewa buku daring (onling) yang saya cetuskan … Baca lebih lanjut

Pak Tani Mencuri Mentimun

Pak Tani Mencuri Mentimun

Ini adalah kumpulan cerpen karya murid-murid saya di ekstrakurikuler Penulis Cilik dan Duta Literasi SD Al Falah Surabaya. Buku ini akan diluncurkan pada 24 Maret 2018. Ada 17 cerpen yang ditulis oleh 17 siswa, mulai dari kelas 3 hingga 5. Mereka adalah Abrar Wiratama Marpaung, Adeeva Keisha RB, Adinda Kirana Herdyanti, Alya Hanna, Amelia Nailah Anjani, … Baca lebih lanjut

Minat Baca yang Beragam

Minat Baca yang Beragam

Saya bukan snob. Tulisan ini bukan bertujuan untuk menunjukkan itu. Saya hanya mencoba memetakan diri saya. Tepatnya, memetakan minat saya terhadap bacaan. Kalau mengecek akun Goodreads saya, saya sadar kalau rentang bacaan saya malang-melintang. Banyak buku yang berstatus currently reading alias sedang dibaca. Saat tulisan ini diketik, buku yang telah saya baca (kemungkinan ada yang luput judulnya, … Baca lebih lanjut

Ombak Oranye Masuk Nominasi Anugerah Pembaca Indonesia 2017

Ombak Oranye Masuk Nominasi Anugerah Pembaca Indonesia 2017

Berawal dari stalking Instagram Mbak @retnohening. Ia mengabarkan kalau bukunya Happy Little Soul masuk dalam Longlist Tahap I Anugerah Pembaca Indonesia 2017 untuk kategori ‘Penulis dan Buku Nonfiksi Terfavorit’. Setelah mengklik tautannya, saya membaca ada 8 kategori, dua di antaranya langsung memancing perhatian saya, yakni: ‘Penulis dan Buku Puisi Terfavorit’ dan ‘Sampul Buku Puisi Terfavorit’. Saya pun mengkliknya. Hati … Baca lebih lanjut

Undur Diri dan Baca Buku

Undur Diri dan Baca Buku

Ada yang saya sukai semenjak undur diri dari pekerjaan utama saya – bekerja di sebuah perusahaan – yakni, menjadi lebih banyak membaca. Saya sadar saya seorang penumpuk buku. Bukan snob, membeli buku untuk gaya-gayaan. Namun, saya membeli dengan kesadaran bahwa buku-buku tersebut memang menarik minat saya. Saya pasti akan membacanya meskipun tidak dalam waktu dekat. … Baca lebih lanjut

Ombak Oranye: 92 Puisi untuk Usia 29

Ombak Oranye: 92 Puisi untuk Usia 29

Bulan ini, Juni, tepatnya tanggal 27, saya akan genap berusia 29 tahun. Jika tahun-tahun sebelumnya, saya biasanya menyempatkan diri menulis di blog mengenai refleksi perjalanan hidup saya, nah tahun ini sedikit berbeda. Saya merefleksikannya dalam bentuk buku. Buku kumpulan puisi. Judulnya Ombak Oranye. Saya memilih menghadiahi diri saya sendiri dengan karya. Hadiah barang, tak begitu menarik … Baca lebih lanjut

Kalaupun Menulis Memoar, Bagian Mana dari Kehidupan yang Akan Saya Tulis?

Kalaupun Menulis Memoar, Bagian Mana dari Kehidupan yang Akan Saya Tulis?

Saya sedang membuat beberapa rencana di dalam kepala saya. Tidak itu saja, saya menuliskannya. Sebagai pengingat, tentu. Buku puisi saya sedang masa penggarapan sampul. Naskahnya sendiri belum saya pilah dan pilih. Masih ada penambahan sampai jumlah tertentu yang ideal menurut saya. Sebagaimana yang pernah saya ungkapkan, saya ingin terus berkarya. Berkarya sampai mati. Jadi, dalam … Baca lebih lanjut

Mengikuti Perjalanan Ajaib Edward Tulane

Mengikuti Perjalanan Ajaib Edward Tulane

 … Hati yang paling rapuh sekalipun dapat belajar menyayangi, kehilangan, dan menyayangi lagi. (Kate DiCamillo) Saya baru saja selesai membaca “The Miraculous Journey of Edward Tulane” karya Kate Dicamillo. Buku untuk anak-anak tersebut saya pinjam dari rekan mengajar saya di IWEC. Sudah lama saya tertarik membacanya. Lewat rekomendasi teman juga tulisan yang saya baca di … Baca lebih lanjut

Hidup Minimalis dengan Banyak Buku

Hidup Minimalis dengan Banyak Buku

Terdengar bertolak belakang? Saya ingin hidup yang simpel. Tidak terlalu terikat oleh barang-barang, kecuali buku. Saya lebih suka ruangan yang lowong. Tidak banyak perabotan. Tidak banyak barang tak berguna untuk sekadar pajangan. Saya lebih menginginkan sesuatu yang fungsional. Syukur-syukur jika memiliki nilai estetika. Termasuk pakaian. Saya ingin pakaian yang simpel saja. Tidak begitu mencolok. Tidak … Baca lebih lanjut