Kalaupun Menulis Memoar, Bagian Mana dari Kehidupan yang Akan Saya Tulis?

Kalaupun Menulis Memoar, Bagian Mana dari Kehidupan yang Akan Saya Tulis?

Saya sedang membuat beberapa rencana di dalam kepala saya. Tidak itu saja, saya menuliskannya. Sebagai pengingat, tentu. Buku puisi saya sedang masa penggarapan sampul. Naskahnya sendiri belum saya pilah dan pilih. Masih ada penambahan sampai jumlah tertentu yang ideal menurut saya. Sebagaimana yang pernah saya ungkapkan, saya ingin terus berkarya. Berkarya sampai mati. Jadi, dalam … Baca lebih lanjut

Karena Saya Punya Energi Positif Lebih

Karena Saya Punya Energi Positif Lebih

“Kenapa kamu memilih Shs Surabaya?” tanya saya. “Karena saya punya energi positif lebih. Saya ingin membagikannya pada orang lain,” ucap pemuda berusia 25 tahun itu dengan serius. Sontak teman-temannya tertawa. Saya pun tertawa sekaligus takjub. Ada ‘sesuatu’ dalam diri pemuda ini. Saya mengenalnya pada Selasa malam lalu, usai kelas Ecotourism. Saat itu saya sedang berbincang … Baca lebih lanjut

Bercakap-cakap dengan Dante

Bercakap-cakap dengan Dante

There is no greater sorrow than to recall happiness in times of misery (The Divine Comedy, Dante Alighieri) Alicia Marian Darma, remaja di kelas menulis Iwec yang saya ampu, adalah seorang pembaca buku sastra yang lahap. Bacaannya terentang dari puisi, cerpen, hingga novel. Saat ini ia sedang membaca “The Cuckoo’s Calling” karya J.K. Rowling. Beberapa … Baca lebih lanjut

Belajar Berpikir Seperti Orang Autis

Belajar Berpikir Seperti Orang Autis

Apa yang membuat Anda resah hari ini? Coba urai dengan menuliskannya. Awalnya mungkin seperti mencoba mengurai gulungan benang yang ruwet. Tulisan Anda akan terbaca seperti lompat sana, lompat sini. Susah dinikmati. Memang, tujuan utamanya bukan untuk dinikmati laiknya membaca buku yang telah disunting baik. Tujuannya adalah untuk melepaskan energi kegelisahan. Energi resah. Kemumetan pikiran. Ini … Baca lebih lanjut

Mengikuti Perjalanan Ajaib Edward Tulane

Mengikuti Perjalanan Ajaib Edward Tulane

 … Hati yang paling rapuh sekalipun dapat belajar menyayangi, kehilangan, dan menyayangi lagi. (Kate DiCamillo) Saya baru saja selesai membaca “The Miraculous Journey of Edward Tulane” karya Kate Dicamillo. Buku untuk anak-anak tersebut saya pinjam dari rekan mengajar saya di IWEC. Sudah lama saya tertarik membacanya. Lewat rekomendasi teman juga tulisan yang saya baca di … Baca lebih lanjut

Spontanitas Menulis Puisi

Spontanitas Menulis Puisi

Dalam menulis puisi, saya mengandalkan spontanitas. Entah saya terngiang pada satu kata atau satu gagasan atau satu peristiwa, saya akan segera menjadikannya ruh tulisan saya. Semisal, saat merevisi modul kelas menulis untuk sekolah tempat saya mengajar, saya tertumbuk pada kata ‘teh’. Kata ‘teh’ ini ditulis oleh rekan pengajar saya. Ia gemar betul dengan teh. Itu … Baca lebih lanjut

Hadiah Ulang Tahun ke-29

Hadiah Ulang Tahun ke-29

27 Juni nanti saya akan berusia 29 tahun. Saya akan menghadiahi diri saya dengan karya terbaru, Insyaallah. Sebuah buku kumpulan puisi. Apalagi itu masih dalam suasana Syawal, saya pikir akan menjadi momentum yang sakral. Setidaknya buat saya pribadi. Saya tidak punya keinginan yang muluk-muluk. Saya juga tidak merencanakan untuk pergi ke suatu tempat, misalnya. Kemungkinan … Baca lebih lanjut

Laki-Laki yang Menangis Itu Lemah?

Laki-Laki yang Menangis Itu Lemah?

  Ini kampanye yang menarik dari AJ+. Di Australia sana, 75% yang meninggal akibat bunuh diri adalah laki-laki. Kenapa laki-laki? Karena ketika jiwa mereka tertekan, lingkungan sosial mereka memaksa mereka untuk tetap menunjukkan sisi maskulin. Jangan sampai menangis. Jangan sampai mengeluarkan emosi alamiah untuk mengeluarkan air mata. Padahal, bayi laki-laki dan bayi perempuan sama-sama lahir … Baca lebih lanjut

Pagah

Pagah

Sejak kecil, saya mendapat cap sebagai anak yang keras kepala. Kalau dalam bahasa Sasak, bahasa ibu saya, disebut ‘pagah’. Bahkan, ada satu ungkapan khas Sasak terkait ini, yakni ‘Pagah Praya’ alias keras kepala seperti orang-orang Praya. Praya ini ibu kota Lombok Tengah. Ia mewakili karakter khas orang-orang Lombok Tengah yang keras kepala, beradu argumen, dan … Baca lebih lanjut